Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Niko Laus Marung
TRIBUN-PAPUA.COM, KEEROM - Bupati Keerom, Provinsi Papua, Piter Gusbager, S.Hut.MUP., terima kunjungan Kepala Kantor Regional IX Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Jayapura, di kantor Bupati Keerom, Distrik Arso, Rabu (24/6/26).
Pertemuan Bupati Piter Gusbager bersama Kepala BKN Regional IX Jayapura itu membahas penerapan Sistem Merit dan Managemen Talenta, serta pengusulan formasi CPNS tahun 2021 yang belum selesai.
Baca juga: Detik-detik Kebakaran Hebat di Klademak Sorong, Ibu Seret Anak Tanpa Baju Terobos Kepungan Asap
"Hari ini saya menerima Kakanreg IX BKN Jayapura untuk membahas penerapan Sistem Merit dan Managemen Talenta yang sudah disepakati beberapa bulan lalu,” ujar Bupati Piter Gusbager kepada Tribun-Papua.com.
Piter Gusbager menjelaskan bahwa melalui Sistem Merit dan Managemen Talenta, nantinya ASN akan direkrut berdasarkan kualifikasinya, kinerja dan kompetensinya untuk mengukur kelayakan ASN dalam menduduki posisi tertentu.
"Untuk Kabupaten Keerom sendiri, Sistem Merit dan Managemen Talenta akan mulai diterapkan paling lambat Tahun 2028 tergantung,” ungkapnya.
Baca juga: Ada Diskon Tiket 30 Persen, Cek Jadwal Kapal Pelni Baubau-Makassar Juli 2026
Bupati juga telah meminta pendapat dari Kakanreg IX Jayapura untuk membuka Formasi CPNS tersisah Tahun 2021.
"Formasih CPNS 2021 ini kita akan buka untuk anak-anak Keerom, itu ada kekhususan untuk Kepala Daerah,” ujarnya.
Bupati dua periode itu membeberkan bahwa masih ada sekitar 39 orang yang belum menerima SK CPNS Tahun 2024 karena masih dalam proses penerbitan Nomor Induk Kepegawaian.
Baca juga: Bukan Sekadar Penghargaan, Apresiasi Pemda Berprestasi Papua 2026 Jadi Ruang Belajar Bersama
"Jadi terkait SK CPNS Formasih 2024 yang belum diterima oleh 39 orang ini, bukan karena sengaja ditahan, tetapi murni masalah adminitrasi yang harus diselesailan untuk segera menerbitkan NIP,” ungkapnya.(*)