Bandung (ANTARA) - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan mengintensifkan pencarian terhadap seorang remaja yang dilaporkan hilang saat melakukan pendakian seorang diri di jalur Lembah Tengkorak, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung Ade Dian Permana, di Bandung, Rabu, mengatakan pihaknya memfokuskan pencarian yang berpotensi dilalui oleh korban termasuk cabang-cabang jalur yang ada.
"Operasi pencarian dilakukan setelah kami menerima laporan remaja hilang di jalur Lembah Tengkorak, Tim SAR gabungan melaksanakan penyisiran secara intensif di sejumlah jalur yang berpotensi dilalui korban," katanya.
Ia mengemukakan pencarian difokuskan di sejumlah jalur yang diduga dilalui korban, meliputi jalur menuju Legok Jero, Kebon Kopi Lama, hingga kawasan Puncak Gunung Sangara.
Selain itu, pihaknya juga mengoptimalkan penggunaan drone thermal untuk memperluas jangkauan pencarian, terutama di area yang sulit dijangkau tim darat.
"Tim SAR juga telah mengoptimalkan penggunaan drone thermal untuk memperluas jangkauan pencarian, khususnya pada area yang sulit dijangkau oleh tim darat," ujarnya
Ade mengatakan seluruh unsur yang terlibat bekerja secara terpadu untuk mempercepat proses pencarian korban yang hingga kini belum ditemukan.
"Kondisi medan yang cukup menantang menjadi salah satu pertimbangan dalam penyusunan strategi pencarian kepada seluruh personel dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan selama operasi berlangsung," katanya.
Menurut dia, korban bernama Azhar Nursyekha Kamal (15), pelajar asal Cipadung, Cibiru, Kota Bandung, yang pada hari sebelumnya tercatat melakukan registrasi pendakian pada pukul 08.30 WIB.
Saksi yang berpapasan dengan korban menyebut Azhar terakhir terlihat sekitar pukul 12.00 WIB di kawasan Lembah Tengkorak, sementara rombongan pendaki lain yang memasuki kawasan tersebut pada waktu hampir bersamaan telah kembali ke basecamp sekitar pukul 15.00 WIB.
Karena korban tidak kunjung turun dan tidak dapat dihubungi, tim ranger setempat melakukan pengecekan ke lokasi sebelum operasi pencarian melibatkan Tim SAR gabungan.
Hingga hari ini pencarian masih terus dilakukan melalui penyisiran darat dan pemantauan udara untuk menemukan keberadaan korban.




