H-3 Perhelatan, Persiapan Kawasan MTQ Ke-44 Riau di Kuansing Masih Dikebut
Muhammad Ridho June 24, 2026 06:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, KUANSING - Tiga hari menjelang pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Provinsi Riau ke-44 Tahun 2026, persiapan sejumlah fasilitas di kawasan utama pelaksanaan MTQ di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) masih terus dikebut.

Meski sempat meleset dari target awal yang ditetapkan selesai pada 22 Juni 2026, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) memastikan seluruh fasilitas pendukung MTQ akan rampung sebelum perhelatan dimulai pada Sabtu 27 Juni mendatang.

Hal itu disampaikan Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, usai meninjau langsung progres pembangunan kawasan MTQ, Rabu (24/6/2026).

Menurut Suhardiman, hingga H-3 pelaksanaan, sejumlah pekerjaan masih berlangsung, mulai dari pembangunan astaka utama, penataan stand kabupaten/kota hingga pemasangan kubah di atas puluhan ruko yang berada di sekitar kawasan Tepian Narosa.

Meski demikian, ia mengapresiasi kerja keras para pekerja yang terus berjibaku menyelesaikan pembangunan siang dan malam agar seluruh fasilitas dapat digunakan sesuai jadwal.

"Pekerja telah berjuang siang dan malam. Progres kawasan MTQ Riau ke-44 di Teluk Kuantan sudah mencapai 90 persen. Sebelum pelaksanaan dipastikan 100 persen tuntas," kata Suhardiman.

Salah satu pekerjaan yang masih menjadi fokus penyelesaian adalah dekorasi astaka utama MTQ.

Astaka tersebut dibuat di dalam gedung dua lantai yang hingga kini masih dalam tahap pembangunan.

Tenda dan ornamen untuk astaka telah dipasang di dalam struktur gedung. 

Menanggapi berbagai anggapan yang berkembang di masyarakat, Suhardiman meluruskan bahwa gedung dua lantai tersebut sejatinya bukan dibangun khusus sebagai astaka MTQ.

Menurutnya, gedung itu merupakan balai atau gedung serbaguna yang menjadi bagian dari pengembangan kawasan Tepian Narosa sebagai pusat kegiatan berskala nasional.

Karena pelaksanaan MTQ dipusatkan di kawasan tersebut, pemerintah memanfaatkan gedung yang sedang dibangun itu sebagai lokasi astaka guna mengoptimalkan penggunaan ruang yang tersedia.

Baca juga: Ini Rekayasa Lalu Lintas yang Diterapkan Polres Kuansing Saat Pawai Taaruf dan Pembukaan MTQ Riau

Baca juga: Semua Daerah Ikut Pawai Sampan Hias, MTQ Ke-44 Riau di Kuansing Bakal Meriah

"Bangunan tersebut sebenarnya gedung atau balai serbaguna yang dibangun untuk pengembangan kawasan Tepian Narosa sebagai pusat event nasional, Festival Pacu Jalur," ujarnya.

Ia menjelaskan, selama pelaksanaan MTQ pekerjaan pembangunan gedung tersebut nantinya harus dihentikan sementara.

Oleh karena itu, bagian dalam bangunan akan didekorasi dan disesuaikan fungsinya sebagai astaka utama MTQ.

Selain astaka, pekerjaan lain yang masih dikejar adalah pemasangan kubah berlampu pada puluhan ruko yang berada di sekitar kawasan Tepian Narosa.

Awalnya pemerintah menargetkan seluruh ruko yang berjumlah 30 unit sudah terpasang kubah sebelum MTQ digelar.

Namun dalam pelaksanaannya, proses pemasangan kubah tidak semudah yang diperkirakan.

Kubah berukuran besar harus diangkat hingga ke bagian atas bangunan ruko yang memiliki tiga lantai, sehingga membutuhkan waktu dan tenaga lebih banyak.

"Apalagi pekerja harus membawa kubah ukuran besar dari lantai satu ke atas dak ruko, itu tidak mudah. Namun saat ini sudah 10 ruko yang terpasang," ujar Suhardiman.

Dengan waktu yang semakin terbatas menjelang pembukaan MTQ, Suhardiman mengakui pemasangan kubah pada seluruh ruko tidak memungkinkan untuk diselesaikan sebelum acara berlangsung.

Karena itu, pekerjaan tersebut akan dilanjutkan setelah MTQ berakhir.

Ia menegaskan bahwa program pemasangan kubah tersebut bukan semata-mata untuk menyambut MTQ Provinsi Riau, melainkan bagian dari penataan jangka panjang kawasan Tepian Narosa sebagai ikon wisata dan pusat penyelenggaraan Festival Pacu Jalur.

Meski masih terdapat sejumlah pekerjaan yang belum rampung, Pemerintah Kabupaten Kuansing optimistis seluruh fasilitas utama yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan MTQ akan selesai tepat waktu sehingga tidak mengganggu jalannya agenda keagamaan terbesar di Provinsi Riau tersebut.

"Setelah MTQ selesai, pemasangan kubah di ruko-ruko akan dilanjutkan," tegasnya.

( Tribunpekanbaru.com / Guruh BW )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.