Pemkab Sleman Luncurkan 'Sipeduli',  Permudah Aduan Masyarakat Soal Lingkungan Hidup 
Muhammad Fatoni June 24, 2026 08:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman resmi meluncurkan Sistem Informasi Pengaduan Lingkungan Hidup (Sipeduli). 

Inovasi ini hadir untuk mempermudah masyarakat dalam melaporkan berbagai persoalan lingkungan secara cepat, transparan, dan terintegrasi.

Peluncuran Sipeduli dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, di Kampung Iklim Sangurejo, Rabu (24/6/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. 

Danang mengaku menyambut positif inovasi ini.

Sebab Sipeduli tidak hanya sekadar mempercepat proses penanganan aduan, tetapi juga meningkatkan akuntabilitas dan koordinasi internal di Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Menurutnya inovasi ini memastikan setiap laporan ditindaklanjuti secara tepat, terarah, dan akuntabel. 

"Ini adalah langkah nyata kami memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam," kata Danang.

Selain meluncurkan sistem tersebut, Pemkab Sleman juga terus menggalakkan inovasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui program Terpilah Rapi Tambah Nilai Integrasi (Teratai), Rumah Pilah Sampah (Rumpiah), dan Kotak Pilah Sampah (Kopiah). Sarana program ini telah didistribusikan ke seluruh kapanewon sebagai upaya mendorong budaya pilah sampah dari sumbernya.

Baca juga: Kejari Sleman Masih Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Raudi Akmal 

Peran Aktif Masyarakat

Kepala DLH Kabupaten Sleman, Junaidi, dalam kesempatan yang sama mengajak masyarakat untuk berperan aktif memanfaatkan sistem ini. 

Ia menekankan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

"Pengelolaan lingkungan hidup harus menjadi tanggung jawab bersama. Kami mengapresiasi seluruh kelompok masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayahnya masing-masing," kata Junaidi.

Sebagai simbol dukungan terhadap pelestarian alam, rangkaian kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi nyata berupa pelepasan benih ikan nila dan nilem, pelepasan burung kutilang, serta penanaman pohon mangga dan alpukat di area Kampung Iklim Sangurejo.(*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.