Tottenham Hubungi Real Madrid untuk Potensi Transfer Franco Mastantuono yang Tidak Masuk dalam Rencana Jose Mourinho
Agus Firmansyah June 24, 2026 09:12 PM

JANGAN LEWATKAN SEDETIM PUN DARI PIALA DUNIA


Tottenham Hotspur dilaporkan telah menjalin komunikasi dengan Real Madrid terkait kemungkinan merekrut bintang muda Argentina, Franco Mastantuono. Gelandang kreatif berusia 18 tahun itu kabarnya akan tersedia pada musim panas ini karena tidak masuk dalam rencana jangka pendek pelatih Los Blancos, Jose Mourinho.


Tottenham ikut dalam perburuan Mastantuono


Tottenham kini turut bersaing untuk mendapatkan Mastantuono dari Real Madrid dalam upaya memperkuat lini kreatif mereka. Pemain berusia 18 tahun tersebut tiba di ibu kota Spanyol dengan reputasi sebagai salah satu talenta paling menjanjikan dari Amerika Selatan. Ia diperkirakan akan dilepas dengan status pinjaman agar bisa terus berkembang di luar Stadion Santiago Bernabeu.


Menurut laporan Sport, Spurs harus bersaing dengan sejumlah klub besar Eropa untuk mendapatkan tanda tangan sang pemain muda. Disebutkan bahwa total sembilan klub tengah memantau Mastantuono, di antaranya raksasa Italia Inter Milan dan Juventus, serta klub Portugal seperti Porto, Benfica, dan Sporting CP. Villarreal, Rennes, dan kemungkinan kembali ke River Plate juga disebut sebagai destinasi potensial bagi pemain yang sangat dihargai tersebut.


Perombakan Mourinho memengaruhi masa depan bintang muda Argentina


Keputusan untuk melepas Mastantuono sementara waktu didasari oleh arah taktik baru yang diterapkan Real Madrid. Mourinho, yang kini tengah mengawasi proses peremajaan skuad di Madrid, dilaporkan tidak melihat pemain 18 tahun itu sebagai bagian inti dari rencananya untuk musim mendatang. Klub ingin Mastantuono mendapatkan menit bermain reguler di tim utama, sesuatu yang sulit dijamin mengingat padatnya lini tengah Madrid yang berisi pemain bintang.


Meski Mastantuono memiliki kemampuan teknis dan visi permainan yang bisa membuatnya sukses di Liga Premier, masih ada pertanyaan mengenai kecocokannya dalam skuad Roberto De Zerbi saat ini. Tottenham sudah memiliki banyak pemain kreatif seperti Xavi Simons, James Maddison, dan Dejan Kulusevski yang bersaing untuk posisi serupa di area serangan. Kondisi ini bisa membuat Spurs kesulitan memberikan "kesempatan bermain reguler" yang diharapkan oleh pihak Mastantuono.


Fokus pada penambahan lini serang


Walaupun Mastantuono memiliki profil teknis yang menarik, beberapa pengamat menilai prioritas Tottenham seharusnya berada di area lain. Klub London Utara itu cukup aktif di bursa transfer untuk mendukung revolusi yang dilakukan De Zerbi, dengan mendatangkan pemain bertahan seperti Jan Paul van Hecke dan Andy Robertson guna memperkuat lini belakang yang sebelumnya menjadi titik lemah.


Kini fokus Tottenham beralih pada upaya menemukan ketajaman di lini depan. Meskipun Mastantuono bisa menambah kreativitas, banyak penggemar dan analis menyerukan agar klub merekrut penyerang utama serta pemain sayap berkualitas tinggi. Dengan komposisi pemain menyerang yang sudah ada, mendatangkan playmaker muda yang masih berkembang bisa dianggap sebagai kemewahan ketimbang kebutuhan mendesak, terutama jika klub ingin kembali ke zona Liga Champions.


Mengejar penyerang nomor sembilan sejati


Tottenham masih berupaya menemukan solusi jangka panjang untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Harry Kane. Meski masih memiliki opsi seperti Dominic Solanke dan Richarlison, klub tersebut juga dikaitkan dengan sejumlah penyerang yang lebih eksplosif. Mantan gelandang Spurs, Darren Anderton, bahkan menyarankan agar klub mengambil risiko merekrut striker Brentford, Igor Thiago, untuk memimpin lini serang.


Seiring berjalannya jendela transfer, strategi rekrutmen Tottenham terus menjadi sorotan. Menyeimbangkan antara mendatangkan talenta muda seperti Mastantuono dan kebutuhan akan penyerang berpengalaman yang mampu memberikan dampak instan akan menjadi tantangan utama bagi manajemen Spurs.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.