SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG - Selalu ada konsep baru yang dilontarkan Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar.
Saat menghadiri silaturahmi Ketua Tim Penggerak (TP) PKK kabupaten/kota se-wilayah kerja Bakorwil Malang yang digelar di Pendopo Pemkab Malang, Rabu (24/6/2026), ia mampu menghipnotis ibu-ibu istri para pejabat itu.
Termasuk, Bupati Malang, Muhammad Sanusi, dan istrinya, Hj Anis Zaidah, juga hadir dan cukup antusias mengikutinya.
Gaya khasnya yang suka humor dan logat Sundanya yang kental, Asep mampu membuat ibu-ibu mendengarkannya dengan serius.
Di depan ibu-ibu, Asep Kusdinar dalam sambutannya mengatakan, TP PKK bukan cuma memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah yang mampu menjangkau masyarakat hingga tingkat keluarga.
Namun, peran TP PKK menjadi sangat penting dan strategis dalam mendukung berbagai program pembangunan, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, ketahanan keluarga, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga penguatan sumber daya manusia.
Baca juga: Polres Malang Gelar Nobar Piala Dunia 2026 untuk Masyarakat Umum di Seluruh Polsek
“Mari kita jadikan TP PKK sebagai mitra strategis pemerintah daerah buat menyongsong Malang Megapolitan dan mengakselerasi kebangkitan kawasan Selatan Jatim sebagai pusat ekonomi baru."
"Perempuan dan keluarga merupakan fondasi pembangunan. Ketika keluarga berdaya, maka daerah akan tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” ujar Asep.
Menurutnya, melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara pemerintah daerah dan TP PKK untuk memperkuat sinergi pembangunan, menyelaraskan program kerja, serta mewujudkan masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing menuju Jatim yang semakin maju dan berkeadilan.
Begitu juga, Koordinator Ketua TP PKK Bakorwil III Malang, Prof Dr Asihing Kustanti SHut MSi, memberikan apresiasi ke Pemkab Malang dan TP PKK Kabupaten Malang selaku tuan rumah kegiatan.
Ia menegaskan bahwa forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antarorganisasi perempuan dalam mendukung pembangunan daerah.
“Di tengah berbagai tantangan pembangunan saat ini, peran organisasi perempuan semakin penting dan strategis."
"PKK, DWP, GOW, PERWOSI, dan organisasi perempuan lainnya telah menjadi mitra pemerintah yang tidak hanya berfokus pada kesejahteraan keluarga, tetapi juga berkontribusi nyata dalam ketahanan pangan dan pembangunan daerah,” ujar Asihing, yang juga istri Asep.
Menurutnya, berbagai program seperti pemanfaatan lahan pekarangan, pengembangan kebun keluarga, itu jadi bukti jika perempuan punya peran sebagai penggerak ekonomi keluarga sekaligus penjaga ketahanan pangan.
Terkait penguatan visi Malang Megapolitan, ia menekankan kalau PKK dapat mengambil peran strategis melalui peningkatan literasi digital, penguatan ekonomi kreatif.
"Untuk mendukung kawasan selatan Jatim sebagai pusat ekonomi baru, PKK juga didorong untuk mengoptimalkan pengembangan produk unggulan desa, peningkatan kapasitas UMKM perempuan, gerakan diversifikasi pangan lokal, penguatan desa wisata berbasis keluarga, serta pemberdayaan perempuan pesisir dan pelaku usaha mikro," ungkapnya.
Baca juga: Agenda Besar Bakorwil Malang Jadikan Selatan Jawa Timur sebagai Mesin Penggerak Ekonomi Baru