TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pedagang di basemen Blok II dan Blok III Pasar Raya, Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang mengaku belum menempati lapak sementara.
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyiakan lapak sementara bagi pedagang di lobi Blok III, jelang proyek revitalisasi dilakukan.
Berdasarkan pantauan TribunPadang.com di lapangan pada pukul 15.31 WIB Rabu (24/6/2026), tampak pembangunan lapak tersebut sudah selesai dilakukan.
Atap dari lapak sudah terpasang, dengan pondasi balok-balok kayu. Beberapa orang tampak menandai titik, untuk ditempati pedagang nantinya.
Namun di lokasi, belum tampak pedagang yang berjualan di dalam lapak sementara yang sudah disiapkan tersebut.
Baca juga: Semen Padang FC Resmi Rekrut Nurdiansyah, Eks Bek Madura United Perkuat Lini Pertahanan
Salah satu pedagang, Eli Marlina mengaku masih berjualan di basemen Blom III Pasar Raya Padang, lantaran belum ada instruksi pindah ke lapak sementara.
"Belum pindah, tempat di lobi belum siap," kata dia saat dikonfirmasi, Rabu (24/6/2026).
Meski menyetujui direlokasi sementara akibat proyek revitalisasi, Eli mengaku bingung lantaran di lapak sementara tidak ada tempat khusus untuk menggoreng.
Sebab, ia berjualan kue di Pasar Raya Padang. Untuk itu, Eli membutuhkan lapak yang besar, termasuk tempat menggoreng.
"Saya pusing, tempat menggoreng tidak ada, dan meja kue," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdad) Kota Padang, Fizlan Setiawan menyebut bahwa lapak sementara memang belum ditempati pedagang.
Akan tetapi ujar Fizlan, pihaknya akan melakukan lotting tempat di lapak sementara pada Kamis (25/6/2026) esok.
"Belum pindah, proyek revitalisasi belum dimulai, besok kita adakan lottingnya," tutur Fizlan memberikan keterangan.
Baca juga: PLN Perkuat Pasokan Listrik untuk Proyek Geotermal di Solok Selatan
Sejumlah pedagang di Blok III Pasar Raya Padang bersiap menempati lapak sementara selama enam bulan ke depan.
Pemerintah Kota Padang memindahkan para pedagang karena proyek revitalisasi area basemen Blok III mulai berjalan di pasar berlokasi di Kelurahan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat.
Pedagang kue di basemen Blok III Pasar Raya Padang, Eli Marlina mengaku selama enam bulan ke depan, aktivitas berjualan berlangsung di lapak sementara.
Sebab, proyek revitalisasi dilakukan di basemen Blok III, tempat ia dan pedagang lainnya berjualan saat ini.
"Kalau lapak sementaranya sudah siap, pedagang berjualan di sana selama enam bulan," sebutnya saat memberikan keterangan, Senin (22/6/2026).
Baca juga: Pedagang Pasar Raya Padang Belum Pindah, Tunggu Lapak Sementara Rampung Jelang Revitalisasi
Namun sampai saat ini, ia bersama pedagang lainnya masih menunggu lapak sementara selesai dibangun.
Sama halnya pedagang bernama Yas juga menyebut akan berjualan di lapak sementara selama proyek revitalisasi pasar berlangsung.
Lapak itu kata Yas baru dibangun, sehingga pedagang di basemen harus pindah nantinya ke bagian lobi Blok III.
"Nanti beberapa bulan kita berjualan di sana, sampai revitalisasinya selesai," tuturnya.
Pedagang Pasar Raya Padang masih bertahan berjualan di basemen Blok III hingga Senin (22/6/2026), karena lapak sementara yang disiapkan menjelang revitalisasi Pasar Raya Padang belum selesai dibangun.
Revitalisasi Pasar Raya Padang sebenarnya dijadwalkan mulai berjalan pada hari ini. Namun, sejumlah pedagang Pasar Raya Padang mengaku belum bisa berpindah karena lokasi relokasi sementara masih dalam tahap pembangunan.
Informasi itu disampaikan sejumlah pedagang kepada TribunPadang.com saat ditemui di Blok III Pasar Raya Padang, Senin (22/6/2026).
Sejumlah titik di pasar takan dilakukan pembangunan, termasuk Blok III yang masih ditempati pedagang.
Salah seorang pedagang, Eli Marlina mengaku surat imbauan terkait relokasi pedagang sudah keluar, namun ia mengaku masih berjualan di lokasi sebelumnya.
Baca juga: Jalur Sungai Landia Agam Sudah Terbuka, Motor dan Mobil Bisa Lewat Usai Longsor Menimbun Jalan
Alasan dia masih berjualan, lantaran lapak sementara yang disiapakan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Padang belum rampung.
"Surat edaran terkait pedagang dipindahkan sudah ada, hari ini harusnya pindah. Namun melihat lapak sementara belum siap, jadi kami terpaksa berjualan di tempat sebelumnya," kata dia saat memberikan keterangan.
Ia menyebut, lapak sementara dibangun di bagian lobi Blok III Pasar Raya Padang. Untuk hari ini, pembangunan baru dimulai.
Akan tetapi, Marlina tidak mengetahui kapan pembangunan lapak sementara itu selesai dilakukan.
Apabila sudah selesai nantinya, ia bersama pedagang lainnya tidak akan menolak untuk dipindahkan.
"Tidak menolak, karena pasar dibuat bagus, jadi kalau sudah siap, kami pindah," pungkasnya.
Baca juga: Srikandi PLN UP3 Solok Salurkan Bantuan untuk Dua Ibu Tangguh di Kota Solok
Senada, Indan (59) juga mengaku masih berjulan di basemen Blok III Pasar Raya Padang sebelum lapak sementara selesai dibangun.
Kata dia, informasi pembangunan lapak sementara belum diketahui kapan selesai dilakukan. Untuk itu, Indan mengaku masih akan berjualan besok di lokasi sebelumnya.
"Hari ini saya masih berjualan, besok juga tetap di sini, karena lapak sementaranya belum siap. Lalu, di mana lagi saya berjualan kalau tidak di sini," jelasnya.
Pedagang bahan pokok di basemen Blok III Pasar Raya Padang, Yas Putra juga mengaku belum tahu kapan akan dipindahkan ke lapak sementara.
Agar tidak kehilangan pelanggan dan pemasukan, ia tetap berjualan di basemen Blok III sebelum lapak sementara selesai dibangun.
Baca juga: Waspadai Gelombang Tinggi Saat Libur Sekolah, BMKG Minta Wisatawan Tak Mandi di Laut Menjelang Sore
"Meski surat edaran untuk pindah sudah keluar, tapi kan lapak di depan ini belum selesai, di mana lagi berjualan kalau tidak fi sini," sebutnya.
Sementara itu, pantauan TribunPadang.com di lapangan sejak pukul 12.57 WIB, para pekerja tampak membangun lapak sementara untuk pedagang di bagian lobi Blok III, Pasar Raya Padang.
Lapak baru terlihat dalam tahap pemasangan pondasi bangunan, menggunakan balok kayu.
Di bagian lantai bangunan, diberi garis merah, yang menjadi patokan lokasi pembangunan.
Hingga ukul 15.03 WIB, pembangunan masih berlangsung di tengah cuaca panas di Kota Padang. (*)