Ramai Ungkapan Duka 'Ibu Ruly,' Sekretaris Dinas PRKP Pemkab Bangkalan yang Tewas dalam Mobil Dinas
Dwi Prastika June 24, 2026 11:22 PM

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Ungkapan duka mendalam dengan nama, 'Ibu Ruly' mulai mewarnai jagat media sosial pada Rabu (24/6/2026) malam.

Ibu Ruly adalah Ruly Yunis Setiawati (50), sebagaimana identitas yang ditemukan saat dilakukan evakuasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Tim Inafis Polda Jatim dan Polsek Sedati di dalam mobil dinas Toyota Innova nopol M 1090 GP di area parkir Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, pada pukul 14.15 WIB.  

Almarhumah merupakan Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan.

Ia ditemukan tewas dalam mobil dinasnya.  

Kuasa hukum keluarga, Risang Bima Wijaya, mengungkapkan, autopsi yang malam ini masih berlangsung merupakan upaya untuk mengetahui sebab kematian Ruly, karena saat dievakuasi, posisi jenazah berada di kursi penumpang sebelah kiri.  

"Entah (meninggal) wajar atau tidak. Tetapi melihat posisi jenazah yang ada di kursi penumpang sebelah kiri, berarti ada yang menyetir dan posisi jok direbahkan. Berarti ada yang menyetir," ungkap Risang kepada TribunMadura.com.

Karena itu, tegasnya, pihak keluarga meminta untuk dilakukan autopsi lengkap luar-dalam karena kondisi jenazah sudah pembusukan lanjut.

Karena sebagai orang awam, melihat secara visual dari luar, tidak mungkin bisa membedakan, mana lebam mayat atau lebam akibat kekerasan.  

"Karena memang sudah membusuk, ada darah yang sudah menghitam. Kalau cairan yang viral di video itu berasal dari cairan tubuh yang sudah membusuk. Jadi untuk menentukan kematian wajar atau tidak, kami menunggu hasil autopsi," tegas Risang. 

Baca juga: Misteri Wanita Tewas dalam Mobil Dinas PRKP, Bupati Bangkalan Lukman Hakim Buka Suara

Dugaan Unsur Pidana 

Risang membeberkan, pihaknya menarik dua kemungkinan atas peristiwa meninggalnya Ruly dalam mobil dinas operasional PRKP Pemkab Bangkalan.

Pertama, kematian wajar bisa dimungkinan dengan serangan jantung dan meninggal dunia.

Kemungkinan kedua, lanjut Risang, ada suatu hal dengan kematian tidak wajar seperti dibunuh atau dibuang di Bandara Juanda.  

"Tetapi kalau peristiwa pidana sudah pasti ada, karena orang yang menyetiri almarhumah pasti tergambar di CCTV tiket Bandara Juanda. Mobil masuk bandara pada Sabtu (20/6/2026) pukul 16.00 WIB. Kemungkinan korban meninggal dunia di luar, jadi ke bandara hanya untuk dibuang," beber Risang.  

Baca juga: 5 Fakta Wanita Tewas dalam Mobil Dinas di Bandara Juanda, Pakir 4 Hari hingga Dugaan Sosok Korban

Barang Bukti Disita Penyidik 

Risang menambahkan, sejumlah barang milik Ruly telah disita pihak kepolisian untuk dijadikan barang bukti.

Mulai dari KTP, handphone, dompet, hingga gambar CCTV sudah berada di pihak penyidik.  

"Barang yang tidak ditemukan, tetapi belum tentu hilang atau belum tentu diambil, adalah gelang dan kalung, tidak ada di leher dan lengan tangan. Bisa jadi itu sudah dimasukkan tas," pungkasnya.

Kronologi Penemuan Jasad

Terungkap kronologi penemuan jasad wanita dalam mobil Toyota Innova warna hitam berpelat merah dengan nopol M 1090 GP, yang terparkir di Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (24/6/2026) sekira pukul 11.30 WIB.

Diduga, korban adalah R, warga asal Kabupaten Bangkalan, Madura.

Awalnya, warga melintas di dekat mobil yang sedang terparkir di jalur menuju Terminal 1 Bandara Juanda di Sidoarjo tersebut.

Kecurigaan warga bermula dari bau tidak sedap yang tercium di sana.

Baca juga: 5 Fakta Wanita Tewas dalam Mobil Dinas di Bandara Juanda, Pakir 4 Hari hingga Dugaan Sosok Korban

Sejumlah driver taksi yang berada di sekitar lokasi juga curiga setelah melihat adanya cairan tidak normal keluar dari kendaraan berpelat merah itu.

Ketika didekati dan dilihat melalui kaca jendela, mereka mendapati seorang wanita berada di dalam mobil dalam kondisi tidak bergerak.

Perempuan itu terlihat mengenakan pakaian berwarna kuning dan berjilbab.

Kondisi korban saat ditemukan diduga sudah meninggal dunia.

Tubuh korban tampak membengkak dan bagian perut terlihat membesar.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke petugas bandara.

Saat dicek, ternyata memang benar ada seorang wanita yang meninggal dunia di dalam mobil.

Dari sana kemudian penemuan itu dilaporkan ke pihak kepolisian.

Tak lama berselang, petugas kepolisian pun tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi jenazah serta mengamankan area sekitar.

Polisi juga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengungkap penyebab kematian korban.

“Memang benar ada penemuan jenazah di dalam mobil. Korban sudah dievakuasi, dan dibawa ke rumah sakit,” kata Kapolsek Sedati, Iptu Masyita Dian Sugianto, Rabu (24/6/2026).

Di sisi lain, proses evakuasi korban yang berada di dalam mobil berlangsung cukup sulit, karena posisi korban berada di dalam kabin mobil yang sempit.

Petugas harus membuka akses secara hati-hati agar tidak mengubah kondisi di lokasi kejadian maupun barang bukti.

Evakuasi yang juga melibatkan tim Basarnas Surabaya itu butuh waktu sekira 30 menit sebelum jenazah berhasil dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Petugas masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini. Mohon waktu. Saat ini, jenazah korban sudah dibawa ke RS Pusdik Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga sudah mengamankan lokasi, serta berusaha mengumpulkan sejumlah keterangan terkait peristiwa ini,” kata Humas Polresta Sidoarjo, AKP Tri Novi Handono.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.