Tabiat Ruly ASN Pemkab Bangkalan Ditemukan Meninggal di Parkiran Bandara Juanda, Tak Ada Konflik
Putra Dewangga Candra Seta June 25, 2026 06:32 AM

 

SURYA.co.id, SURABAYA – Kematian tragis Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati (50), yang ditemukan meninggal dunia di dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda Sidoarjo, Jawa Timur, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan rekan kerjanya.

Di balik misteri kematian yang masih diselidiki aparat kepolisian, sosok almarhumah justru dikenang sebagai pribadi yang baik, ramah, dan jauh dari konflik.

Kesaksian keluarga serta orang-orang terdekat menggambarkan Ruly sebagai figur yang memiliki hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar maupun tempat kerjanya.

Hingga kini, keluarga masih menunggu hasil penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan hilangnya kontak dengan korban sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Menurut kuasa hukum keluarga, Risang Bima Wijaya, almarhumah merupakan pribadi yang dikenal luas karena sikap baiknya kepada banyak orang.

Selain mendampingi keluarga secara hukum, Risang mengaku memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Ruly dan keluarganya.

"Saya bersama isteri, dengan suami dan almarhumah Mbak Ruly sudah seperti saudara, sosok almarhumah sangat baik. Di lingkungan keluarga sangat baik. Begitu juga dengan saudara-saudaranya, dengan tetangga dan lingkungan kerja juga sangat baik, tidak ada konflik," ungkap Risang kepada SURYA.CO.ID, Rabu malam.

Pernyataan tersebut memperkuat kesan bahwa almarhumah merupakan sosok yang diterima dengan baik di berbagai lingkungan, mulai dari keluarga, tetangga, hingga lingkup pekerjaan di Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

Komunikasi Terakhir Sebelum Hilang Kontak

OLAH TKP - Petugas saat mengamankan TKP dengan memasang garis polisi di TKP parkiran Terminal 1 Bandara Juanda Surabaya, Rabu (24/6/2026).Mobil Innova plat merah milik Pemkab Bangkalan itu diketahui sudah parkir selama 4 hari.
OLAH TKP - Petugas saat mengamankan TKP dengan memasang garis polisi di TKP parkiran Terminal 1 Bandara Juanda Surabaya, Rabu (24/6/2026).Mobil Innova plat merah milik Pemkab Bangkalan itu diketahui sudah parkir selama 4 hari. (Surya.co.id)

Misteri kematian Ruly juga menjadi perhatian karena korban sempat berkomunikasi secara normal dengan keluarga sebelum akhirnya tidak dapat dihubungi.

Almarhumah diketahui masih melakukan video call dengan anggota keluarga pada Jumat (20/6/2026) malam. Bahkan pada Sabtu (21/6/2026) pagi, korban masih menjalin komunikasi dengan suaminya.

Risang menjelaskan bahwa keluarga mulai kehilangan kontak dengan korban pada siang hari setelah komunikasi terakhir tersebut.

"Hilang kontak mulai Sabtu siang, Sabtu paginya masih kontak dengan suami. Ketiika video call dengan adiknya, korban diketahui masih menggunakan perhiasan kalung dan gelang. Sebelum otopsi tidak ada di leher dan di tangan, tetapi belum tentu hilang atau belum tentu diambil," pungkas Risang.

Keterangan itu menjadi salah satu bagian penting yang kini turut menjadi perhatian dalam proses penyelidikan.

Baca juga: Video Call Terakhir, Misteri Perhiasan dan Kematian Tragis Ibu Ruly ASN Pemkab Bangkalan di Juanda

Seorang Ibu yang Meninggalkan Keluarga Tercinta

Di mata keluarga, Ruly bukan hanya seorang aparatur sipil negara, tetapi juga seorang ibu yang memiliki kedekatan dengan keluarganya.

Korban diketahui merupakan warga Perumahan Lavender atau Perumda, Kelurahan Mlajah, Kota Bangkalan.

"Almarhumah meninggalkan satu anak, rumah tinggalnya di Perum Lavender namun keluarga besar memutuskan untuk rumah duka ditempatkan di Perumda," jelas Risang.

Kepergian Ruly meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar yang selama beberapa hari terakhir berusaha mencari keberadaannya setelah kehilangan kontak.

Rekan Kerja Mulai Kehilangan Jejak Sejak Awal Pekan

Sebelum ditemukan meninggal dunia, sejumlah rekan kerja disebut telah menyadari bahwa korban tidak lagi masuk kantor.

Penelusuran Tribun Madura kepada sejumlah rekan kerja menyebutkan bahwa almarhumah sudah tidak masuk kerja dan akun WhatsApp miliknya tidak aktif atau hanya menunjukkan tanda centang satu sejak Senin (22/6/2026).

Sementara itu, Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengaku masih sempat bertemu dengan almarhumah beberapa hari sebelumnya.

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim ketika dikonfirmasi menyampaikan bahwa masih mendapati almarhumah di Pendapa Agung dalam kesempatan pisah sambut Dandim 0829 pada Rabu (18/6/2026) malam.

Ditemukan Meninggal di Mobil Dinas

KENANGAN - Postingan foto kenangan almarhumah Ruly Yunis Setiawati (50), warga Perum Lavender / Perumda, Kelurahan Mlajah, Kota Bangkalan bersama rekan-rekannya mulai ramai dijadikan status ungkapan duka mulai Rabu (24/6/2026) malam. siang sebelumnya, jasad korban  ditemukan dalam kondisi membusuk dalam mobil dinas PRKP Bangkalan di area parkir Bandara Juanda, Sidoarjo 
KENANGAN - Postingan foto kenangan almarhumah Ruly Yunis Setiawati (50), warga Perum Lavender / Perumda, Kelurahan Mlajah, Kota Bangkalan bersama rekan-rekannya mulai ramai dijadikan status ungkapan duka mulai Rabu (24/6/2026) malam. siang sebelumnya, jasad korban  ditemukan dalam kondisi membusuk dalam mobil dinas PRKP Bangkalan di area parkir Bandara Juanda, Sidoarjo  (istimewa)

Penemuan tersebut mengakhiri pencarian keluarga yang sejak beberapa hari sebelumnya kehilangan kontak dengan korban. Namun, di saat yang sama, muncul berbagai pertanyaan mengenai kronologi dan penyebab kematiannya yang hingga kini masih didalami aparat kepolisian.

Kesaksian keluarga dan orang-orang terdekat menunjukkan bahwa Ruly Yunis Setiawati dikenal sebagai pribadi yang hangat, mudah bergaul, serta tidak memiliki riwayat konflik yang diketahui oleh lingkungan sekitar. Karakter tersebut membuat kabar kematiannya terasa mengejutkan bagi banyak pihak.

Di sisi lain, fakta bahwa korban masih berkomunikasi normal dengan keluarga sebelum mendadak hilang kontak menambah tanda tanya dalam kasus ini. Karena itu, hasil penyelidikan kepolisian akan menjadi kunci untuk menjawab berbagai pertanyaan yang masih mengemuka, sekaligus memberikan kepastian bagi keluarga yang tengah berduka.

Kronologi Penemuan Jenazah

Seorang perempuan bernama Ruly Yunis asal Bangkalan, Madura, ditemukan meninggal dunia di dalam mobil Toyota Innova berpelat merah (M-1090-GP) yang terparkir di area Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim) pada Rabu (24/6/2026).

Penemuan jenazah yang telah membengkak tersebut mengejutkan warga dan sopir taksi di sekitar Terminal 1.

Kejadian bermula pada pukul 11.30 WIB, ketika warga mencium bau tidak sedap di sekitar lokasi parkir.

Kecurigaan semakin kuat saat sejumlah sopir taksi melihat adanya cairan tidak normal yang keluar dari kolong kendaraan tersebut.

Setelah dilakukan pengecekan melalui kaca jendela, ditemukan sesosok wanita berpakaian kuning dan berjilbab dalam kondisi tidak bernyawa.

Proses evakuasi jenazah berlangsung dramatis dan memakan waktu sekitar 30 menit.

Posisi korban yang berada di dalam kabin mobil yang sempit serta kondisi tubuh yang membengkak menyulitkan petugas.

Tim Basarnas Surabaya diturunkan untuk membantu proses evakuasi agar barang bukti di dalam mobil tetap terjaga.

Kapolsek Sedati, Iptu Masyita Dian Sugianto, mengonfirmasi penemuan tersebut.

Ia menyatakan bahwa jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara untuk pemeriksaan medis lebih lanjut, guna mengungkap penyebab kematian.

Senada dengan itu, Humas Polresta Sidoarjo, AKP Tri Novi Handono, menegaskan bahwa pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif.

"Petugas masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini. Mohon waktu. Saat ini, jenazah korban sudah dibawa ke RS Pusdik Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut," ungkap AKP Tri Novi Handono.

Selain melakukan olah TKP, kepolisian saat ini tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar area Bandara Juanda, guna memastikan apakah terdapat unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.