TRIBUNGORONTALO.COM – Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda, menyempatkan diri turun langsung ke laut untuk melakukan snorkeling di destinasi Hiu Paus di Desa Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Rabu (24/6/2026) pagi.
Ia menyapa salah satu penghuni laut paling ikonik di Gorontalo, yakni seekor hiu paus betina ramah yang akrab disapa "Sherly" oleh warga setempat.
Kunjungan orang nomor satu di Provinsi Malut ke Provinsi Gorontalo ini awalnya bertujuan untuk menghadiri acara puncak Pekan Nasional (Penas) Tani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo.
Namun, di sela-sela agenda kenegaraan yang padat, ia memilih menikmati keindahan
Kehadiran Sherly Tjoanda di destinasi wisata andalan Gorontalo tersebut langsung menarik perhatian warga yang sejak beberapa hari terakhir mengikuti aktivitas gubernur perempuan itu selama berada di Gorontalo.
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunGorontalo.com, rombongan Sherly meninggalkan Hotel FOX Kota Gorontalo sekitar pukul 05.00 Wita menuju kawasan wisata Hiu Paus Botubarani.
Pagi hari dipilih karena menjadi waktu yang ideal untuk menikmati aktivitas snorkeling sekaligus melihat kemunculan hiu paus yang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut.
Kunjungan itu pun sempat terekam dalam sejumlah video yang beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, Sherly Tjoanda terlihat turun langsung ke laut dan melakukan snorkeling bersama dua ekor hiu paus yang berada di perairan Botubarani, di mana salah satunya merupakan si "Sherly" raksasa laut.
Mengenakan pakaian berwarna hitam, sang gubernur terlihat sangat tenang menikmati pengalaman berenang di dekat satwa laut berukuran besar tersebut.
Beberapa kali Sherly terlihat melambaikan tangan ke arah warga yang menyaksikan aktivitasnya dari atas perahu maupun area pesisir. Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi meski sebagian besar warga yang hadir bukan berasal dari Maluku Utara.
Baca juga: Pertama Kali ke Destinasi Hiu Paus Gorontalo, Wisatawan Asal Banten Ini Langsung Jatuh Hati
Hiu paus Sherly merupakan salah satu dari beberapa spesimen hiu paus (Rhincodon typus) yang paling sering muncul dan menjadi magnet utama wisata di kawasan ini.
Dikenal memiliki karakter yang sangat jinak, ramah, dan terbiasa berinteraksi dekat dengan manusia, Sherly sering kali menjadi buruan foto para wisatawan domestik hingga mancanegara, termasuk para influencer nasional.
Satwa berukuran raksasa ini memiliki pola bintik-bintik unik di tubuhnya yang menjadi identifikasi para peneliti dan pengelola lokal.
Ketua pengelola Objek Wisata Hiu Paus Botubarani Gorontalo, Arfan Napu, menceritakan penamaan hiu paus merupakan inisiatif dari warga Desa Botubarani. Mereka menamai hewan mamalia itu sesuai kehendak hati.
"Saat awal hiu paus muncul, kami di sini banyak yang memberi saran menamai hiu paus dengan nama-nama artis, 'bagaimana kalau Inul Daratisa?" ucap Arfan menirukan perkataan warga kala itu.
Akhirnya, kata Arfan, banyak hiu paus diberi nama layaknya selebritis.
Suatu waktu, ada seorang perempuan berkunjung ke wisata hiu paus ini.
Suatu ketika, ada wanita berkunjung ke wisata Hiu Paus. Arfan mengatakan, wanita itu sangat antusias melihat hiu yang bermunculan di atas permukaan laut.
"Uniknya, saking senangnya, ibu itu meminta hiu paus dinamakan persis dengan namanya sendiri, yakni 'Sherly'," terang Arfan.
Arfan menegaskan, dari situlah awal mula sebutan Sherly untuk hiu paus di Pantai Botubarani.
Namun,siapa pun pengunjung disebut berhak menamai hiu paus sesuka hati mereka.
Arfan menjelaskan bahwa nama hiu paus ini sekadar lelucon, bukan hal paten.
Tidak ada tanda tersendiri yang disematkan untuk setiap hiu paus.
Salah satu pengelola wisata Hiu Paus Botubarani, Maman Uloli, membenarkan kunjungan Gubernur Malut ke lokasi destinasi Hiu Paus Botubarani beberapa waktu lalu.
Menurutnya, ia bahkan menjadi orang yang mengabadikan momen langka pertemuan kedua "Sherly" tersebut menggunakan drone.
"Saya yang ambil video Ibu Sherly waktu berkunjung ke sini," ujar Maman saat dihubungi TribunGorontalo.com, Kamis (25/6/2026).
Setelah menyelesaikan aktivitas snorkeling, Sherly Tjoanda kembali ke daratan. Kehadirannya langsung disambut warga yang sudah menunggu untuk berfoto bersama.
Beberapa warga terlihat berusaha mendekat untuk mengabadikan momen bersama gubernur yang belakangan cukup populer di media sosial tersebut.
Widya Mahmud, warga Kabupaten Bone Bolango, mengaku senang bisa melihat langsung kedatangan Gubernur Maluku Utara itu.
Widya menilai keberanian Sherly turun langsung ke laut menjadi hal yang menarik perhatian masyarakat. Ia bahkan mengaitkan momen tersebut dengan perjalanan hidup Sherly Tjoanda yang tegar. Baginya, pemandangan Sherly berenang dengan tenang bersama hiu paus menunjukkan ketegaran seorang pemimpin perempuan.
"Dia berenang dengan tenang, seakan tidak membenci laut," ujarnya.
Widya berharap Sherly dapat kembali berkunjung ke Gorontalo pada kesempatan lain untuk menikmati berbagai destinasi wisata yang ada di daerah ini.
Hal senada disampaikan Irana Hamza. Warga tersebut mengaku senang melihat kedatangan Sherly ke Gorontalo meski hanya dapat mengikuti aktivitasnya dari kejauhan karena lokasi saat itu cukup padat oleh warga yang ingin menyapa.
Meski demikian, agenda yang padat membuat Sherly tidak bisa berlama-lama berada di lokasi wisata.
Dirinya kemudian kembali menaiki kendaraan untuk melanjutkan perjalanan menuju lokasi PENAS Petani Nelayan XVII yang berlangsung di Kabupaten Gorontalo.
Pada kegiatan nasional tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto hadir secara langsung bersama sejumlah menteri.
Turut hadir pula Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, serta kepala daerah dari berbagai provinsi di Indonesia. (*)