Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita
TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Personel Polres Jayapura bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Papua mengevakuasi bom jenis mortir yang ditemukan warga di belakang Kompleks BTN Daime-Daime, Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Rabu (24/6/2026).
Mortir tersebut diduga merupakan peninggalan Perang Dunia II.
Proses evakuasi dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait penemuan bahan peledak yang berpotensi membahayakan keselamatan warga apabila tidak segera ditangani oleh petugas yang berwenang.
Baca juga: Operasi SAR Ledakan Bom Biak Ditutup: 6 Tewas, 94 Serpihan Tubuh Diidentifikasi
Evakuasi dilakukan oleh Tim Detasemen Gegana Sat Brimob Polda dan melibatkan personel Unit Jibom Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Papua bersama personel Polres Jayapura.
Tim langsung berkoordinasi dengan pemilik rumah serta warga yang pertama kali menemukan benda tersebut. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan identifikasi terhadap handak yang ditemukan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, benda tersebut diketahui merupakan mortir dengan panjang sekitar 23 sentimeter, diameter 6 sentimeter dan berat kurang lebih 450 gram.
Mengingat benda tersebut masih berpotensi menimbulkan bahaya, tim Jibom segera mengambil langkah-langkah pengamanan sesuai prosedur standar penanganan bahan peledak.
Mortir tersebut kemudian dievakuasi dan diamankan ke dalam kendaraan taktis milik Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Papua untuk selanjutnya dibawa ke lokasi disposal yang telah ditentukan.
Baca juga: Satu Bom Mortir Sisa Perang Dunia II Dievakuasi dari Permukiman di Jayapura
Kasie Humas AKP Priyono, mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, ataupun mencoba membuka benda-benda mencurigakan yang diduga merupakan bahan peledak atau sisa amunisi perang.
"Masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila menemukan benda mencurigakan yang diduga bahan peledak agar dapat ditangani secara aman dan profesional oleh petugas yang berkompeten," imbau Kasie Humas.
Nantinya, mortir yang ditemukan tersebut akan dilakukan proses disposal oleh Tim Gegana Brimob Polda Papua di kawasan Kampung Buper Waena, Kota Jayapura, guna memastikan tidak lagi menimbulkan ancaman bagi masyarakat. (*)

