Modus Penipuan Baru! Ojol Ambil Makanan Pelanggan Usai 'Klik' Selesai
GH News June 25, 2026 05:08 PM
Jakarta -

Pengalaman buruk dialami oleh seorang pria di India. Meski aplikasi menunjukkan 'pesanan selesai', pria ini tidak menerima pesanan makanannya karena diambil oleh sopir.

Aplikasi pesan antar makanan memang membantu pelanggan yang ingin pesan makan tanpa harus datang langsung ke tempat. Kepraktisan tersebut membuat banyak pelanggan bergantung dengan pemesanan makanan online.

Sayangnya, pihak sopir ojek online (ojol) yang membantu mengambil dan mengantar makanan ke pelanggan sering kali tidak amanah. Beberapa modus dilakukan sejumlah oknum untuk keuntungan sendiri. Cara yang dilakukan oleh sopir ojek online pun beragam.

Insiden terbaru dialami oleh pria asal Kolkata, India. Dilansir dari news18.com (23/6), Sumit Chakraborty memesan makanan dari sebuah restoran yang tidak disebutkan namanya.

Setelah menunggu beberapa saat, aplikasi menunjukkan bahwa pesanannya selesai dikirim padahal ia belum mengambil pesanan tersebut.

Sumit menduga ia dibohongi oleh pihak sopir ojek online. Ia pun membagikan video dari kamera CCTV rumahnya.

Dilihat dari rekaman, insiden ini terjadi tanggal 20 Juni sekitar pukul 22.40. Sopir tersebut telah menandai 'pesanan selesai' di aplikasi dan mengunggah foto jika pesanan ditinggalkan di depan pintu rumah pelanggan.

Memang terlihat sopir dari aplikasi Zomato tersebut tiba di lokasi dan meletakkan makanan pelanggan yang dikemas dalam kantong plastik putih di pintu masuk sebuah gedung.

Lalu ia mundur beberapa langkah untuk mengambil gambar makanan tersebut sebagai bukti kalau pesanan telah selesai dikirim.

Penipuan Baru! Sopir Ojol Ambil Pesanan Makanan Pelanggan Usai 'Klik' SelesaiBerikut rekaman CCTV ketika sopir ojek online itu melakukan penipuan atas pesanan makan pelanggan. Foto: news18.com

Namun, hal mengganjal terjadi setelah itu. Usai memotret, sopir ini mengambil kembali bungkus makanan tersebut lalu meninggalkan tempat.

Jadi, sebenarnya memang pesanan makan Sumit belum diterima sama sekali karena dibawa kembali oleh sopir Zomato.

Usai kejadian ini, Sumit langsung melakukan laporan serta menyerahkan bukti video untuk menuntut penyelidikan menyeluruh. Ia juga meminta pengembalian dana penuh, tindakan tegas atas kesalahan tersebut.

Insiden ini memicu diskusi meluas di media sosial. Beberapa netizen berbagi pengalaman serupa, sedangkan yang lain menyerukan adanya mekanisme verifikasi lebih kuat di aplikasi tersebut.

Seorang netizen yang mengalami kejadian serupa bercerita kalau terjadi modus penipuan baru yang dijalankan oleh @zomatocare.

ZomatoKejadian serupa dialami oleh pelanggan lainnya ketika pesan makan di aplikasi ojek online. Foto: Getty Images/amlanmathur

Netizen anonim ini sempat memesan makanan dan sopir telah mengambil makanan dari restoran. Namun, di tengah jalan sopir tersebut membatalkan pesanan karena kehabisan bensin motor.

"Saya bilang padanya jika saya membatalkan, saya akan tetap dikenakan biaya. Bahkan dia berhenti mengangkat telepon dari Zomato Care," lanjut netizen tersebut.

Ada juga yang berkomentar, "Kejadian ini terjadi 2 minggu lalu dengan Swiggy, sialnya saya tidak punya CCTV! Mereka lolos begitu saja."

Netizen lain juga ada yang mengalami hal serupa dua minggu sebelumnya. Menurut netizen ini, pengiriman sempat berhenti selama 15 menit padahal jaraknya tinggal 1 km dari rumahnya tetapi sopir tidak mengantarkan makanannya. Untungnya, pihak Zomato mengembalikan seluruh dana.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.