TRIBUNKALTARA.COM – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kaltara menggelar program bedah rumah sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan hubungan antara Polri dengan masyarakat.
Sebagai informasi, Hari Bhayangkara diperingati pada tanggal 1 Juli setiap tahunnya.
Tahun 2026 ini, Hari Bhayangkara ke-80 jatuh pada Rabu, 1 Juli 2026.
Kegiatan bedah rumah jelang Hari Bhayangkara ditandai dengan penyerahan simbolis bantuan bedah rumah kepada warga di Desa Gunung Sari, oleh Kapolda Kaltara, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy.
Gunung Sari adalah salah satu desa di kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara
Program bedah rumah ini, ditujukan untuk membantu masyarakat yang memiliki hunian tidak layak huni, melalui perbaikan dan pembangunan rumah yang lebih layak.
Selain memberikan tempat tinggal yang nyaman dan aman, program ini juga diharapkan mampu menghadirkan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.
Terdapat tiga warga yang menjadi sasaran program tersebut, yakni Ibu Parniyah, Bapak Nyudiansyah, dan Bapak Geradus Levi.
Baca juga: Personel Brimob Polda Kaltara Bersihkan Masjid dan Gereja di Tana Tidung, Sambut HUT Bhayangkara
Ketiganya dinilai membutuhkan bantuan perbaikan tempat tinggal guna meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga.
Program bedah rumah tersebut dapat terlaksana dengan baik, berkat adanya kolaborasi dari berbagai pihak.
Mulai dari Pemerintah Desa, Bhayangkari, personel Polda Kaltara, hingga dukungan dari Bank Rakyat Indonesia Cabang Tanjung Selor, serta masyarakat setempat, yang turut bergotong royong dalam proses pelaksanaannya.
Sinergi yang terbangun menjadi cerminan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, menegaskan bahwa program bedah rumah bukan sekadar kegiatan seremonial dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara, melainkan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Menurut Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, Polri tidak hanya menjalankan tugas sebagai penegak hukum dan pemelihara keamanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial melalui berbagai aksi kemanusiaan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Hari ini kami datang bukan sebagai tamu, tetapi sebagai saudara.
Kami hadir untuk berbagi, untuk mendengar, dan untuk memastikan bahwa masih ada banyak orang yang peduli,” ujar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy.
Ia juga berharap rumah yang dibangun kembali melalui program ini dapat menjadi tempat yang memberikan kenyamanan, sekaligus menumbuhkan harapan bagi masa depan keluarga penerima bantuan.
“Doa kami, semoga rumah yang dibangun kembali ini bukan hanya menjadi tempat berteduh, tetapi juga menjadi tempat lahirnya harapan dan masa depan yang lebih baik bagi keluarga,” ungkap Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy.
Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kaltara menegaskan komitmennya untuk terus hadir lebih dekat dengan masyarakat, memperkuat semangat gotong royong, serta menghadirkan pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi warga.
Program bedah rumah ini menjadi salah satu wujud konkret kepedulian Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, sekaligus mempererat hubungan yang harmonis antara Polri dan warga Kalimantan Utara.
(*)