TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Massa aksi yang tergabung dalam Masyarakat Patuh Tulus Prabowo-Gibran (Mapalus Pragib) mengapresiasi Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, saat menggelar aksi damai di depan Kantor Gubernur Sulut, Jalan 17 Agustus, Kelurahan Teling Atas, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Kamis (25/6/2026).
Dalam orasinya, salah seorang perwakilan massa menilai Yulius Selvanus telah menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat penambang.
Hal ini ditunjukkan dengan perjuangannya memperoleh 63 titik Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Sulawesi Utara.
Kebijakan tersebut dianggap sebagai perhatian pemerintah provinsi terhadap masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertambangan rakyat.
"Sudah beberapa gubernur di Sulawesi Utara tidak peduli kepada masyarakat tambang. Hanya Bapak Yulius yang benar-benar memperjuangkan dan memberikan 63 titik," ujar orator.
Mereka mengaku mendengar masih ada rencana pemerintah provinsi untuk memperjuangkan tambahan sekitar 100 titik WPR bagi masyarakat Sulawesi Utara.
"Bahkan saya dengar masih ada 100 titik yang akan diperjuangkan beliau untuk masyarakat Sulut," katanya.
Saat menerima massa aksi, Yulius menegaskan bahwa WPR masih berproses.
Tujuannya agar pertambangan rakyat nantinya memiliki kepastian hukum dan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Untuk WPR sekarang masih berproses, supaya ke depan tidak ada yang melanggar dan semuanya memiliki hak serta kewajiban yang jelas," katanya.
Baca juga: Butuh Modal Rp25 Juta? Simak Tabel KUR BNI Juni 2026, Bisa Dicicil hingga 36 Bulan
Baca juga: Lirik Lagu Serupa - Ressa