Bintang Tottenham Andy Robertson Tampil Mengecewakan Saat Brasil Kalahkan Skotlandia
Agus Firmansyah June 25, 2026 05:58 PM

Bintang Tottenham Hotspur, Andy Robertson, tampil sebagai starter untuk tim nasional Skotlandia ketika mereka dikalahkan Brasil dengan skor 3-0 dalam laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026.

Tottenham mendatangkan kapten Skotlandia itu dengan harga murah, berharap pengalaman dan mental juaranya bisa menambah kekuatan skuad mereka.

Namun, Tottenham kemungkinan besar sangat kecewa dengan performa Robertson, setelah pasukan Tartan Army menelan kekalahan telak.

Pemain berusia 32 tahun itu sempat dilewati lawan dalam satu kesempatan dan tidak memberikan kontribusi berarti, khususnya dalam hal serangan dari sisi kiri.

Pelatih Steve Clarke kemudian menarik keluar pemain Tottenham tersebut di babak pertama dan menggantinya dengan Kieran Tierney, yang tampil jauh lebih berpengaruh dan lebih agresif dalam menyerang dibandingkan Robertson.

Clarke mungkin menyesal tidak menurunkan Tierney sejak awal, karena sang bek kiri memberikan energi yang sangat dibutuhkan tim.

“Pergantiannya di babak pertama hampir seperti berkah terselubung,” tulis salah satu media mengenai performa Robertson.

Skotlandia kini harus menunggu dengan cemas untuk mengetahui apakah mereka akan lolos sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik, akibat format baru yang kontroversial dengan 48 tim peserta.

Penampilan Robertson di Piala Dunia ini jelas bukan ajang promosi yang baik bagi klub asal London Utara itu. Ia tampil mengecewakan baik saat melawan Maroko maupun Brasil.

Keputusan untuk merekrutnya memang sejak awal tampak berisiko, meski ia memiliki pengalaman, reputasi, dan mental juara.

Performa Robertson di Liverpool sudah menunjukkan tanda-tanda penurunan, dan kini tampaknya penurunan itu berlanjut di Stadion Tottenham Hotspur.

Tottenham sebenarnya membutuhkan pemain yang bisa menjadi pesaing bagi Destiny Udogie yang kerap cedera, namun alasan itu pula yang membuat klub merekrut pemain serbabisa seperti Djed Spence.

Meskipun posisi sayap kiri bukan tempat ideal bagi Spence, ia tetap terlihat lebih baik dibandingkan Robertson saat ini.

Langkah yang lebih bijak sebenarnya adalah memberikan peran cadangan kepada pemain muda Souza bersama Spence, agar ia mendapatkan menit bermain berharga untuk berkembang.

Sekarang, Souza harus dipinjamkan ke klub lain demi mendapatkan waktu bermain, sementara Tottenham justru terjebak dengan pemain yang performanya menurun drastis di penghujung kariernya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.