BANGKAPOS.COM - Pertandingan penutup yang sangat menentukan di Grup F Piala Dunia 2026 akan menyajikan duel sengit antara sang raksasa Asia, Jepang, melawan kekuatan kolektif Skandinavia, Swedia.
Matchday pamungkas ini akan dihelat di Stadion AT&T, Arlington, Texas, Amerika Serikat pada Kamis, 26 Juni 2026 pukul 06.00 WIB (pagi hari), bersamaan dengan laga Tunisia vs Belanda.
Berikut adalah analisis mendalam mengenai head-to-head, perkiraan susunan pemain, serta prediksi skor pertandingan.
Baca juga: Belanda Vs Tunisia, Prediksi Skor, Susunan Pemain dan H2H di Piala Dunia 2026
Di level internasional senior pria, Jepang dan Swedia tergolong sangat jarang bertemu dalam kompetisi resmi FIFA abad ini. Sejarah mencatat bentrokan mereka lebih banyak terjadi di panggung Olimpiade atau turnamen persahabatan masa lalu.
Rekor Pertemuan Historis:
Kedua tim terakhir kali mencatatkan duel kompetitif ketat pada dekade silam, di mana Swedia mengandalkan keunggulan fisik, sementara Jepang membalas lewat kedisiplinan organisasi dan kecepatan transisi.
Kini, dengan kedua skuad yang sama-sama diisi oleh para pemain yang merumput di lima liga top Eropa, laga ini diprediksi akan berjalan dengan standar taktis yang sangat tinggi.
Hajime Moriyasu diprediksi akan menerapkan strategi high-pressing intensitas tinggi untuk mematikan aliran bola Swedia sejak lini belakang. Sebaliknya, Swedia akan memaksimalkan efektivitas lini serang mereka yang sedang dalam performa terbaik.
Jepang (4-2-3-1)
Kiper: Zion Suzuki
Bek: Yukinari Sugawara, Ko Itakura, Shogo Taniguchi, Hiroki Ito
Gelandang Bertahan: Wataru Endo, Hidemasa Morita
Gelandang Serang: Junya Ito, Takumi Minamino, Kaoru Mitoma
Penyerang: Ayase Ueda
Pelatih: Hajime Moriyasu
Swedia (4-2-3-1)
Kiper: Robin Olsen
Bek: Emil Holm, Isak Hien, Victor Lindelöf, Ludwig Augustinsson
Gelandang Bertahan: Anton Salétros, Jens Cajuste
Gelandang Serang: Dejan Kulusevski, Alexander Isak, Emil Forsberg
Penyerang: Viktor Gyökeres
Pelatih: Jon Dahl Tomasson
Jepang (Samurai Biru) akan bertumpu pada kecepatan sirkulasi bola di lini tengah yang dipimpin oleh kapten Wataru Endo. Kelincahan serta kemampuan tusukan satu lawan satu dari Kaoru Mitoma di sisi kiri diprediksi menjadi kunci utama untuk merusak konsentrasi dan struktur pertahanan Swedia yang diisi bek-bek berpostur jangkung.
Namun, Swedia di bawah asuhan Jon Dahl Tomasson adalah tim yang sangat tajam dan agresif. Mereka memiliki salah satu striker paling mematikan di dunia saat ini, Viktor Gyökeres, yang ditopang oleh pergerakan cerdas Alexander Isak. Kombinasi fisik, penempatan posisi, dan penyelesaian akhir yang klinis dari lini depan Swedia akan menjadi ujian terberat bagi duet bek tengah Jepang, Ko Itakura dan Shogo Taniguchi.
Prediksi Skor Akhir: Jepang 2 – 2 Swedia
Kedisiplinan beradu dengan kekuatan fisik diprediksi akan tersaji, dalam pertandingan Jepang melawan Swedia dalam laga terakhir grup F Piala Dunia 2026, Kamis (25/6/2026)
Pertandingan diprediksi akan berjalan alot, akan tersaji pada Jumat (26/6/2026) nanti. Trend positif sembilan laga tak terkalahkan bagi Jepang pun, akan kembali diuji menghadapi gempuran Victor Gyokers.
19 gol dari sembilan pertandingan terakhir pun berhasil diciptakan, menandakan tim Samurai Biru tak lagi bisa dipandang sebelah mata.
Terlebih dari sembilan laga terakhir Jepang, terdapat tim besar diantaranya Inggris hingga Brazil yang berhasil ditaklukkan.
"Jepang ini mungkin lebih ke taktis dan disiplin, kalau Swedia ini mungkin lebih mengandalkan fisik," ujar Koordinator Wilayah Fans Club FC Barcelona Indonesia 2014-2016 Iqbal Rachman dalam podcast Bangka Pos Selebrasi Lokal.
Target tinggi pun untuk terus berkiprah di Piala Dunia 2026 pun menjadi agenda wajib bagi Takefusa Kubo dan rekan-rekannya.
Terlebih pada edisi Piala Dunia 2022 lalu, Jepang yang dihuni pemain bintang Takumi Minamino hanya mampu lolos hingga ke babak 16 besar.
Meski kala itu berhasil keluar dari grup neraka yang juga dihuni Spanyol dan Jerman, namun tim Samurai Biru takluk melawan Kroasia melalui drama adu penalti.
"Mental dan kualitas Jepang ini udah setara sama tim-tim Eropa, mereka tim besar apalagi belum pernah kalah bahkan lawan Belanda pun kemarin seri. Jepang ini harapan Asia, untuk bisa membuktikan bahwa sepak bola Asia juga sama baiknya dengan Eropa," jelasnya.
Disisi lain timnas Swedia juga tak bisa dianggap remeh, meski laga terakhirnya dibantai Belanda dengan skor telak 5-1.
Namun duet penyerang yang bermain di Liga Inggris Victor Gyokers dan Alexander Isak, wajib diwaspadai jika tak ingin kecolongan.
"Kalau untuk Swedia masih mengandalkan fisik, mengandalkan tinggi badan pasti kalau lawan Jepang. Berharap sama Isak sama Gyokers di depan yang tinggi-tinggi, jadi itulah mungkin kekuatan mereka," ucapnya.
Iqbal Rachman pun memprediksi, Jepang masih akan mampu meredam agresivitas penyerang Swedia.
"Saya rasa Jepang masih menang 1-0 untuk Jepang cukup ideal, untuk pertandingan saling ngotot untuk meraih kemenangan," ungkapnya.
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy/Evan Saputra)