‎Profil Ainus Ballohe, Ketua RW 002 Bara-Baraya Timur Layani Warga Penuh Waktu
Saldy Irawan June 25, 2026 08:21 PM

‎TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tak mengenal waktu, Ainus Ballohe menjalankan tugas sebagai Ketua RW 002 Kelurahan Bara-Baraya Timur, Kecamatan Makassar.

‎Bagi Ainus, pelayanan kepada masyarakat tidak memiliki batas jam operasional. 

‎Karena itu, selama 24 jam ia tetap membuka pelayanan bagi warga yang membutuhkan bantuan, baik pengurusan administrasi maupun penyelesaian persoalan di lingkungan.

‎“24 jam pelayanan kepada warga, tak ada kata tunda," ujar Ainus kepada Tribun Timur, Kamis (25/6/2026). 

‎Pria kelahiran Sidenreng Rappang, 31 Desember 1965 itu mengatakan posisi RT dan RW merupakan ujung tombak pelayanan pemerintahan di tingkat masyarakat sehingga harus tetap dapat diakses kapan saja.

‎Menurutnya, kebutuhan warga sering muncul tanpa kenal waktu. 

‎Karena itu, rumahnya di Jalan Abubakar Lambogo Lorong 17 Nomor 15 menjadi tempat yang terbuka untuk menerima warga.

‎“Ketika pintu diketuk, pelayanan harus diberikan,” katanya.

‎Ainus mengaku cukup sering menerima warga hingga larut malam bahkan dini hari.

‎Salah satu pengalaman yang masih diingatnya terjadi saat malam pergantian tahun. 

‎Saat itu, seorang warga datang sekitar pukul 01.00 Wita untuk mengurus surat pengantar nikah.

‎“Waktu malam tahun baru pernah ada datang jam satu malam mau nikah. Tidak ada kita bilang besok, tetap dilayani,” ujarnya.

‎Menurut Ainus, pelayanan di tingkat RT dan RW tidak bisa ditunda karena berkaitan dengan proses administrasi warga di tingkat berikutnya.

‎Ia menyebut RT dan RW menjadi titik pertama pelayanan yang dirasakan masyarakat.

‎“Wajah pertama pelayanan itu ada di RT/RW,” katanya.

‎Untuk layanan administrasi, Ainus mengatakan pengurusan yang paling banyak dilakukan antara lain Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Keluarga (KK), KTP, surat pindah domisili, hingga surat pengantar nikah.

‎“Kalau sekarang yang dominan itu pengantar nikah,” ujarnya.

‎Selain administrasi, Ainus mengatakan dirinya sebagai ketua RW juga kerap melakukan pendampingan dan fasilitasi persoalan sosial di lingkungan.

‎Ia mencontohkan salah satu kasus yang pernah ditangani yakni mediasi pembagian warisan keluarga. 

‎Dalam proses tersebut, ia bersama jajaran RT ikut mendampingi agar persoalan dapat diselesaikan secara musyawarah.

‎“Kemarin ada warga pembagian warisan. Kita fasilitasi, RT dan RW ikut mendampingi supaya jelas batasnya dan selesai baik-baik,” ujarnya.

‎Ainus juga mengaku sering membantu koordinasi ketika ada warga mengalami kehilangan atau menjadi korban pencurian, termasuk pendampingan pelaporan kepada pihak terkait.

‎Menurutnya, keberadaan RW harus dapat dirasakan warga dalam berbagai kondisi.

‎Pelayanan sosial lainnya diberikan saat ada warga yang mengalami musibah kematian. 

‎Ia membantu koordinasi penggunaan ambulans gratis dan penyediaan kain kafan.

‎“Alhamdulillah sedikit terbantu karena saya juga adalah pengurus masjid,” katanya.

‎Menurut Ainus, peran RT dan RW pada dasarnya hadir dalam berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pengurusan administrasi kelahiran, pendampingan pernikahan hingga pelayanan saat warga mengalami musibah.

‎“Mulai dari kelahiran, pernikahan sampai kematian, kita bantu warga,” ujarnya.

‎Ainus yang saat ini memasuki periode kedua sebagai Ketua RW mengatakan tugas tersebut dijalankannya sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

‎“Saya termotivasi karena memang senang kegiatan sosial kemasyarakatan. Ada nilai amal di situ. Jadi kita fokus bagaimana memudahkan orang. Kalau kita memudahkan orang, insyaallah hidup kita juga dipermudah,” ucapnya.

‎Profil 

Ainus Ballohe
‎Jabatan: Ketua RW 002 Kelurahan Bara-Baraya Timur
‎Tempat/Tanggal Lahir: Sidenreng Rappang, 31 Desember 1965
‎Alamat: Jalan Abubakar Lambogo Lorong 17 No.15
‎Pendidikan: S1 Bimbingan Konseling IKIP Ujungpandang
‎Pekerjaan: Ketua RW dan Wiraswasta
‎Hobi: Olahraga
‎Jumlah Penduduk: 300 KK

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.