Kronologi Motor Terbakar di Jalan Lawu Karanganyar, Pemilik Awalnya Merasa Kaki Panas
Ryantono Puji Santoso June 25, 2026 08:28 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Motor berpelat nomor AD 5442 APF hangus terbakar di Jalan Lawu, tepatnya di Kampung Cerbonan, Kelurahan Cangakan, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Kamis (25/6/2026).

Sebelum timbul percikan api hingga hangus, motor itu digunakan pemiliknya untuk kuliah di salah satu perguruan tinggi negeri di Solo Raya.

Hal itu disampaikan Sevtana Yenza Subagyo (19), pemilik motor yang hangus terbakar itu.

Kepada TribunSolo.com, Sevtana mengatakan saat itu selesai kuliah di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo dan hendak pulang ke rumahnya di Desa Plumbon, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar pukul 13.00 WIB.

Ia mengaku sempat berhenti sebentar di Alun-alun Karanganyar sebelum melanjutkan perjalanan ke lokasi kejadian.

Hingga pukul 13.30 WIB, api mulai muncul dan membakar motornya.

"Awal mula saya tadi siang jam 1 siang dari kampus UNS buat pulang kuliah, sampai di Alun-alun Karanganyar berhenti sebentar, kemudian langsung jalan, hingga pukul 13.30 WIB kebakaran itu pun terjadi," kata Sevtana kepada TribunSolo.com melalui sambungan telepon, Kamis (25/6/2026).

PEMADAMAN. Proses pemadaman api dari motor Yamaha Aerox yang hangus terbakar di Jalan Lawu, Kampung Cerbonan, Kelurahan Cangakan, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Kamis (25/6/2026).
PEMADAMAN. Proses pemadaman api dari motor Yamaha Aerox yang hangus terbakar di Jalan Lawu, Kampung Cerbonan, Kelurahan Cangakan, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Kamis (25/6/2026). (TribunSolo.com/Istimewa)

Kaki Terasa Panas

Sevtana mengatakan, saat sampai di lokasi kejadian, kakinya terasa panas.

Lantas, tiba-tiba api mulai muncul di dasbor motornya.

"Kaki terasa panas dan api tiba-tiba muncul di dasbor, lalu mesin motor mati, tetapi motor masih bisa berjalan," kata dia.

Ia mengatakan, saat melihat api mulai melahap motor, kendaraan itu langsung ditepikan.

Setelah itu, dia mencari bantuan kepada masyarakat sekitar.

"Kondisi jalan itu lumayan ramai, tetapi di sekeliling tidak ada orang yang berada di luar, jadi butuh beberapa waktu untuk mendapatkan bantuan," kata dia.

Baca juga: Motor Mendadak Terbakar di Jalan Lawu Karanganyar, Pemilik Panik

Ia mengaku motor itu baru keluar dari bengkel satu minggu yang lalu.

Motor tersebut sebelumnya masuk bengkel selama dua minggu.

"Sebelumnya motor saya habis dari bengkel seminggu yang lalu. Dua minggu sebelumnya motor sudah masuk ke bengkel. Ternyata banyak kerusakan sehingga diperbaiki selama dua minggu," ungkap dia.

Ia menuturkan, motor itu sudah dipakai sejak 2017 dalam kondisi baru.

Dia menjelaskan, motor tersebut sebelumnya digunakan ibunya untuk berangkat mengajar.

"Motor ini dibeli sejak 2017 dalam kondisi baru. Motor ini awalnya digunakan ibu saya, namun karena saya kuliah di UNS, saya gunakan untuk berangkat kuliah ke UNS," tutur dia.

Dia mengaku belum memiliki rencana setelah motor itu hangus terbakar.

Putri dari Tri Subagyo (44) dan Sulastri (39) itu kini masih berpikir langkah ke depan terkait sarana transportasi menuju tempat kuliahnya di Program Studi Ilmu Lingkungan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNS.

"Pasca kejadian ini, saya belum tahu akan diapakan karena kondisinya hancur. Termasuk untuk kuliah, saya juga belum kepikiran," pungkas dia. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.