Laporan Wartawan Wartakotalive.com
WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR – Kereta Api (KA) Pangrango relasi Bogor Paledang-Sukabumi dan KA Siliwangi relasi Sukabumi-Cipatat menjadi salah satu moda transportasi favorit masyarakat selama masa liburan sekolah.
Tingginya minat masyarakat terlihat dari tingkat okupansi kedua kereta yang mencapai lebih dari 86 persen dalam enam hari pertama periode liburan sekolah.
Berdasarkan data PT KAI Daop 1 Jakarta, periode 20-25 Juni 2026 mencatat sebanyak 29.048 pelanggan menggunakan KA Pangrango dan KA Siliwangi.
Jumlah tersebut berasal dari total kapasitas 33.528 tempat duduk yang tersedia.
Artinya, tingkat keterisian penumpang mencapai sekitar 86,6 persen.
KA Pangrango Dominasi Jumlah Penumpang
Dari total pelanggan tersebut, mayoritas merupakan pengguna KA Pangrango.
KA yang melayani rute Bogor Paledang-Sukabumi itu mengangkut 21.746 pelanggan selama periode 20-25 Juni 2026.
Jumlah tersebut hampir memenuhi kapasitas yang tersedia sebanyak 22.080 tempat duduk.
Sementara itu, KA Siliwangi melayani 7.302 pelanggan dari total kapasitas 11.448 tempat duduk.
Tingginya okupansi menunjukkan kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian bersama keluarga saat musim liburan.
Khusus pada Kamis (25/6/2026), jumlah pelanggan kedua kereta mencapai 3.995 orang.
Sebanyak 3.319 pelanggan menggunakan KA Pangrango.
Sedangkan KA Siliwangi melayani 676 pelanggan.
Pada hari tersebut, tingkat okupansi kedua kereta tercatat sekitar 71,5 persen.
Libur Sekolah, Penumpang Diprediksi Terus Bertambah
Sementara itu, selama periode liburan sekolah yang berlangsung hingga 5 Juli 2026, jumlah pelanggan yang telah tercatat mencapai 50.805 orang.
Jumlah tersebut berasal dari total kapasitas 89.408 tempat duduk yang disediakan KAI.
Rinciannya, sebanyak 42.707 pelanggan menggunakan KA Pangrango.
Sedangkan 8.098 pelanggan tercatat menggunakan KA Siliwangi.
Angka tersebut masih berpotensi bertambah mengingat masa liburan sekolah masih berlangsung.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan KA Pangrango dan KA Siliwangi menjadi pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau.
Selain itu, kedua kereta tersebut menghubungkan sejumlah destinasi wisata dan pusat aktivitas masyarakat di wilayah Bogor, Sukabumi, hingga Cipatat.
"Pada masa liburan sekolah ini, KA Pangrango dan KA Siliwangi menjadi pilihan masyarakat untuk bepergian bersama keluarga. Selain nyaman dan aman, tarif yang terjangkau juga menjadi salah satu alasan masyarakat memilih kereta api," kata Franoto, Kamis (25/6/2026).
Tarif Murah Jadi Daya Tarik
Franoto menjelaskan, KA Pangrango saat ini juga mendapatkan program diskon tarif sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi.
Dengan kebijakan tersebut, tarif KA Pangrango relasi Sukabumi-Bogor Paledang turun menjadi Rp42.000 dari harga normal Rp60.000.
Sementara untuk kelas eksekutif, tarif yang dikenakan sebesar Rp80.000.
Adapun KA Siliwangi tetap menjadi salah satu moda transportasi termurah karena mendapatkan subsidi Public Service Obligation (PSO) dari pemerintah.
Melalui skema tersebut, pelanggan hanya perlu membayar Rp5.000 untuk sekali perjalanan.
Menurut Franoto, tarif yang terjangkau menjadi salah satu faktor yang mendorong tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api selama liburan sekolah.
"KAI terus berupaya menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat," ujarnya.
Penumpang Diimbau Pesan Tiket Lebih Awal
KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal, terutama untuk jadwal favorit dan akhir pekan.
Penumpang juga diminta datang lebih awal ke stasiun guna menghindari keterlambatan.
Selain itu, pelanggan diminta membawa identitas yang sesuai dengan data pada tiket perjalanan.
KAI juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan selama berada di stasiun maupun di dalam kereta.
Pemesanan tiket KA Pangrango dan KA Siliwangi dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi penjualan tiket lainnya.
"Kami mengajak masyarakat merencanakan perjalanan dengan baik dan menggunakan kanal resmi KAI untuk pembelian tiket," kata Franoto.