Daftar 48 SMA Swasta Kerja Sama Se-Bandung Raya, Alternatif Tak Lolos SPMB Jabar 2026
Rheina Sukmawati June 26, 2026 09:11 AM

TRIBUNJABAR.ID - Simak daftar Sekolah Menengah Atas (SMA) Swasta Kerja Sama yang bisa menjadi alternatif jika tidak lolos Sistem Penerimaan Murid Baru Jawa Barat (SPMB Jabar) 2026.

SPMB Jabar 2026 saat ini masih berlangsung dan akan memasuki pendaftaran tahap 2.

Adapun, kuota pada SPMB Jabar 2026 ini adalah yang tersisa dari Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB).

Bagi calon murid yang tidak terpetakan pada PCMB maupun tidak lolos SPMB Jabar 2026, masih ada alternatif sekolah swasta kerja sama (SSK).

Pada sekolah swasta kerja sama ini, calon murid mendapatkan beasiswa sebesar Rp100.000 per bulan untuk biaya pendidikan dan Rp1,5 juta per tahun untuk uang bangunan sehingga totalnya Rp2,7 juta.

Berikut Tribunjabar.id rangkum daftar SMA swasta kerja sama se-Bandung Raya sebagai alternatif SPMB Jabar 2026:

Kota Bandung

1. SMAS Rajawali
2. SMAS Advent Cimindi
3. SMAS LPPN
4. SMAS Mutiara 2 Bandung
5. SMAK BPPK
6. SMAS Langlangbuana
7. SMAS YPKKP Bandung
8. SMAS Swadaya Bandung
9. SMAS Pahlawan Toha
10. SMAS Jenderal Sudirman

Baca juga: Disdik Jabar Pastikan Kuota SPMB 2026 Tahap 2 Masih Tersedia, Cek Persyaratannya

11. SMAS Pasundan 9 Bandung
12. SMAS YPS
13. SMA Plus Pariwisata
14. SMA Al Kenzie
15. SMAS PGRI 2
17. SMAS Kifayatul Achyar
18. SMAS Al Islam
19. SMAS BPN
20. SMA Plus Intan Al-Sali

21. SMAS Kristen Paulun
22. SMAS YPI
23. SMAS Bunga Bangsa
24. SMAS Kristen Hidup Baru
25. SMAIT Miftahul Khoir
26. SMAS Kemah Ind 2
27. SMAS 19 Bumi Siliwangi
28. SMA Al Falah Bandung
29. SMAS Nasional
30. SMAS Kristen Dago

31. SMAS Bina Dharma 2
32. SMAS Plus Muthahhari
33. SMAS Taman Siswa Bandung
34. SMAS Kemala Bhayangkari
35. SMAS Ma'arif Bandung
36. SMAS Muhammadiyah 1
37. SMAS Medina Bandung
38. SMAS Muhammadiyah 3
39. SMAS PMB
40. SMAS Guna Dharma

41. SMAS Nugraha Bandung
42. SMAS Sebelas Maret
43. SMAS Indonesia Raya
44. SMAS Puragabaya
45. SMAS Pasundan 5 Bandung
46. SMAS Advent Bandung
47. SMAS Baiturrahman
48. SMAS Karya Pembangunan 2
49. SMAS Yas Bandung

Kota Cimahi

1. SMA Budi Luhur
2. SMA Muhammadiyah 1
3. SMA XIX-4
4. SMA Warga Bakti

Kabupaten Bandung

1. SMA Pemuda Banjaran
2. SMA Al Falah Banjaran
3. SMA KP Baros
4. SMA KP Baleendah
5. SMA Al Qonaah Baleendah
6. SMA YPPI Baleendah
7. SMA Muhammadiyah 5 Rancaekek
8. SMA Muhammadiyah 2 Majalaya
9. SMA Sapta Dharma
10. SMA Soreang Putra

11. SMA Plus Tebar Ilmu Ciparay
12. SMA KP 2 Ciparay
13. SMA Mahawarman
14. SMA KP Margahayu
15. SMA Al Masudiyah Margaasih
16. SMA Muhammadiyah 6 Kertasari
17. SMAS Al Fiil

Kabupaten Bandung Barat

1. SMA IT Daarul Adzkia
2. SMAS AL Bidayah Batujajar
3. SMAS KP Cikalongwetan
4. SMAS Leppesa Cililin
5. SMAS Mekarwangi Lembang
6. SMA Muslimin Rongga
7. SMA Boarding School Naqwa Al Hasanah
8. SMA Al-Aziz Islamic Boarding School

Kabupaten Sumedang

1. SMA Pasundan Tanjungsari
2. SMA Darul Fatwa
3. SMA Guna Cipta
4. SMA PGRI Situraja
5. SMA Zumrotul Muttaqien
6. SMA IT Insan Sejahtera

Pemprov Jabar Teken Kerja Sama dengan 1.015 Sekolah Swasta 

Pemprov Jabar menandatangi komitmen bersama 1.015 sekolah swasta untuk menampung sekitar 70.000 calon murid yang tidak tertampung PCMB ataupun SPMB.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar dan sekolah swasta di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (22/6/2026).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, jumlah sekolah swasta yang bergabung dalam program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK) terus bertambah. 

Dari sebelumnya 751 sekolah, kini meningkat menjadi 1.015 sekolah yang menyatakan kesediaan menerima siswa penerima bantuan pendidikan dari Pemprov Jabar.

"Sudah ada kesepakatan dengan mitra Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan untuk menyalurkan beasiswa bagi 70.000 hingga 80.000 siswa yang terdata di PCMB. Saat ini, sebanyak 1.015 sekolah swasta telah menandatangani kesepakatan dan hadir secara fisik," ujar Dedi.

Menurut Dedi, bertambahnya jumlah sekolah swasta yang bergabung menunjukkan kuatnya komitmen lembaga pendidikan swasta, dalam membantu pemerintah memenuhi hak pendidikan masyarakat.

Dedi juga membantah anggapan bahwa, sekolah swasta tidak bersedia terlibat dalam program penanganan siswa yang tidak diterima di sekolah negeri.

Baca juga: Hasil SPMB Jabar 2026 Tahap 1 Diumumkan Hari Ini, Tak Lolos Bisa Daftar Tahap 2

Dedi menjelaskan, mekanisme bantuan dilakukan melalui pemberian beasiswa kepada siswa. Pemerintah provinsi, kata Dedi, bertindak sebagai pihak yang membayarkan biaya pendidikan langsung kepada sekolah swasta.

"Hal ini membuktikan bahwa opini yang menyatakan sekolah swasta tidak bersedia membantu adalah tidak benar. Sistemnya adalah beasiswa perorangan, pemerintah provinsi bertindak sebagai orang tua yang membayarkan biaya sekolah langsung ke pihak sekolah," katanya.

Pemprov Jabar sendiri menyiapkan Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) bagi siswa yang tidak terserap di sekolah negeri. Bantuan yang diberikan berupa uang pangkal sebesar Rp1,5 juta per siswa dan bantuan biaya pendidikan Rp100 ribu per bulan atau Rp1,2 juta per tahun.

Dedi memastikan, anggaran program tersebut telah tersedia dan berasal dari pergeseran alokasi anggaran di lingkungan Dinas Pendidikan Jawa Barat.

"Anggarannya sudah ada, tinggal dilakukan pergeseran alokasi dari Dinas Pendidikan. Misalnya, anggaran untuk pembangunan sekolah yang belum memiliki sertifikat tanah akan ditunda agar tidak rawan gugatan, dan dananya dialihkan untuk beasiswa ini," ucapnya.

Meski demikian, Dedi meminta Dinas Pendidikan Jawa Barat melakukan verifikasi secara ketat terhadap calon penerima bantuan.

Program tersebut, kata dia, diprioritaskan bagi siswa yang memiliki perilaku baik dan menunjukkan komitmen terhadap pendidikan.

Bantuan kepada siswa, kata Dedi, dapat dihentikan apabila penerima terbukti melakukan pelanggaran, seperti merokok, mengonsumsi minuman keras, atau terlibat tindak kriminal.

"Karena subsidi ini diberikan kepada mereka yang berperilaku baik," katanya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah dan sekolah swasta tersebut, Pemprov Jabar berharap seluruh siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.