Waspada Modus Chat Undangan Pernikahan Palsu di WhatsApp, Sekali Klik Rekening Bisa Dikuras Hacker
khairunnisa June 26, 2026 10:03 AM

Hati-hati terjebak kasus penipuan di WhatsApp modus undangan pernikahan palsu yang sedang banyak dialami pengguna WA.

Para korban modus penipuan di WhatsApp itu bisa mengalami kerugian materi yang fantasti.

Karena nantinya, rekening online Anda bisa dikuras secara diam-diam.

Usut punya usut, hal itu bisa terjadi karena undangan pernikahan palsu tersebut telah disusupi Malware alias virus oleh Hacker.

Fakta soal penipuan lewat undangan pernikahan palsu tersebut diungkap ahli IT Alfons Tanujaya.

Diungkap Alfons lewat postingan media sosialnya, modus "Undangan Pernikahan" (keluarga Tria Stealer)  marak terjadi lewat WhatsApp dan Telegram. 

Para korban biasanya dikirimi file bernama "Buka Foto Undangan.apk". 

Jika file tersebut diklik maka aplikasi berisi virus bakal terpasang.

Dari sanalah bakal terpasang aplikasi yang bisa dikendalikan Hacker jarak jauh.

Jika hal itu terjadi, maka ada beberapa kasus yang terjadi, di antaranya: 

  1. Hacker bisa membaca semua SMS, termasuk kode OTP bank
  2. Hacker bisa membaca semua notifikasi (OTP dari aplikasi bank/e-wallet)
  3. Hacker bisa mengirim SMS sendiri tanpa kamu sadari
  4. Hacker bisa menyembunyikan ikonnya agar sulit dihapus
  5. Hacker bisa mengirim semua data ke bot Telegram pelaku

Dampak

Jika aplikasi penyadap dari Hacker itu terlanjur terpasang di ponsel Anda, maka ada beberapa dampak yang bisa terjadi, di antaranya:

  • Rekening dan e-wallet Anda dikuras
  • WhatsApp dan Telegram dibajak
  • HP bisa kirim SMS penipuan diam-diam
  • Semua pesan pribadi dan chat di WhatsApp bisa bocor

Pencegahan

Cara melindungi diri dari penipuan modus undangan palsu diungkap oleh Alfons.

Ada beberapa tips yang diberikan, yakni Anda disarankan untuk:

  1. Jangan pernah install file .apk dari chat. 
  2. Undangan pernikahan asli tidak pernah berupa aplikasi.
  3. Install aplikasi hanya dari APK Store resmi.
  4. Pakai aplikasi authenticator, bukan OTP SMS.
  5. Aktifkan Fitur Perlindungan.
  6. Anda harus curiga jika aplikasi minta izin SMS atau Admin Perangkat.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.