TRIBUNJOGJA.COM - Sebagai anak kos, sarapan terdengar seperti kata yang sangat asing.
Bagi anak kos, pagi hari sering kali terasa horor seperti lomba melawan waktu.
Harus bangun awal, buru-buru mandi, bersiap ke kampus atau kantor, dan akhirnya memilih melewatkan sarapan.
Banyak anak kos yang lebih memilih untuk melewatkan sarapan karena berbagai alasan, seperti:
- Berhemat
- Memilih untuk tidur lebih lama
- Tidak terbiasa
- Ribet
Padahal, sarapan penting untuk mengisi energi dan membantu tubuh lebih fokus menjalani aktivitas.
Nyatanya, sarapan tidak selalu harus ribet dan memakan waktu yang lama.
Berikut merupakan ide sarapan yang dapat diterapkan oleh anak kos:
Roti tawar dan selai merupakan ide sarapan yang paling praktis.
Menu ini menjadi penyelamat di setiap pagi yang serba grasa-grusu.
Selain ramah di kantong, menu ini juga tidak memerlukan cara yang ribet.
Anak kos hanya perlu menyiapkan stok roti tawar dan selai di kamar, lalu mengoleskan selai kapanpun merasa ingin sarapan.
Ada berbagai macam varian selai yang dapat dicoba, dari selai kacang hingga berbagai merek selai cokelat.
Jika tidak terlalu suka selai, roti tawar dapat dipadukan dengan margarin dan meses yang tidak kalah nikmat.
Bubur merupakan menu sarapan yang cocok bagi anak kos yang kurang suka makanan terlalu ringan atau terlalu berat.
Biasanya, banyak pedagang bubur ayam yang siap sedia melayani pelanggan setiap pagi.
Harganya pun tidak terlalu mahal, jadi tidak menguras kantong sama sekali.
Jika malas keluar untuk membeli bubur, bubur instan dapat menjadi alternatif.
Oatmeal merupakan ide sarapan praktis bagi anak kos yang ingin makan kenyang dan cepat.
Oatmeal hanya perlu diseduh dengan air panas dan didiamkan selama beberapa menit sebelum siap disantap.
Agar tidak terlalu polos dan hambar, oatmeal juga dapat ditambahkan potongan pisang, madu, atau susu sesuai selera.
Selain praktis dan mengenyangkan, oatmeal juga mudah disimpan di kamar kos karena tersedia dalam kemasan instan.
Sereal dan susu merupakan menu sarapan yang cocok bagi anak kos yang sering terburu-buru di pagi hari.
Menu ini tidak memerlukan proses memasak dan dapat disiapkan hanya dalam hitungan menit.
Anak kos hanya perlu menuangkan sereal ke dalam mangkuk, lalu menambahkan susu sesuai selera.
Selain praktis, sereal dan susu juga cukup mengenyangkan untuk menjadi sumber energi sebelum memulai aktivitas.
Jauh dari orang tua mengajarkan anak kos untuk lebih mandiri, termasuk urusan makan sehari-hari.
Walaupun tak dapat dipungkiri jika tidak bisa menikmati masakan ibu setiap pagi merupakan salah satu tantangan saat merantau.
Meski memulai hari tanpa dibangunkan oleh aroma masakan ibu di pagi hari, jangan jadikan hal tersebut sebagai alasan untuk melewatkan sarapan.
Sesederhana apa pun menunya, sarapan tetap penting untuk menjaga energi dan membantu tubuh lebih siap menjalani hari.
Yuk biasakan sarapan di tempat rantau sebelum menikmati masakan ibu saat pulang nanti!
(MG Hasna Aulia Syafitri)