Usai Agenda Kedewanan, DPRD Sulbar Mulai Proses Pengisian Kursi Wakil Gubernur
Abd Rahman June 26, 2026 09:47 AM

 

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU – DPRD Provinsi Sulawesi Barat segera menindaklanjuti surat pemberhentian Wakil Gubernur Sulbar setelah seluruh agenda kedewanan yang sedang berjalan rampung.

Wakil Ketua II DPRD Sulbar, Munandar Wijaya, mengatakan proses selanjutnya adalah menindaklanjuti usulan dua nama calon yang nantinya akan mengikuti tahapan pemilihan di DPRD Sulbar.

“Setelah agenda-agenda kedewanan yang berjalan saat ini selesai, kami akan rapatkan untuk menindaklanjuti surat pemberhentian wakil gubernur tersebut,” kata Munandar Wijaya saat diwawancarai Tribun-Sulbar, Rabu (24/6/2026) lalu.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sulbar Hari Ini, 26 Juni 2026, Siang Berpotensi Hujan Ringan, Waspada Angin Kencang

Baca juga: Ganti Rugi Tak Jelas Warga Pemilik Lahan TORA 9 Hektar Disebut Akan Tutup Bendungan Budong-budong

Menurutnya, setelah dua nama calon diusulkan, DPRD Sulbar akan melaksanakan proses pemilihan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Setelah ada dua nama yang diusulkan, kemudian dua nama itu akan mengikuti proses pemilihan,” ujarnya.

Meski demikian, Munandar mengungkapkan jadwal pelaksanaan pemilihan belum dapat ditentukan. 

Sebab, DPRD Sulbar terlebih dahulu harus membentuk panitia pemilihan akan mengawal seluruh tahapan proses tersebut.

“Untuk jadwalnya belum ada karena kami harus membentuk panitia pemilihan terlebih dahulu dari DPRD,” jelasnya.

Ia menegaskan, seluruh tahapan akan berjalan setelah surat pemberhentian tersebut resmi ditindaklanjuti oleh DPRD Sulbar.

Dua Nama Calon Wakil Gubernur Sulbar 

Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) mengatakan dua nama telah diusul ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat, untuk dipertimbangkan menjadi Wakil Gubernur Sulawesi barat, menggantikan Jenderal (Purn) Salim S Mengga yang meninggal dunia pada Januari 2026 lalu.

Kedua nama itu adalah Fatmawati Salim tak lain istri Alm Salim S Mengga, dan Syamsul Samad yang merupakan Ketua Komisi I DPRD Sulawesi Barat.

Syamsul Samad juga tercatat kader Partai Ddemokrat Sulawesi Barat.

Saat ditemui di Hotel Maleo Town Square, Kamis (4/6/2026) SDK menuturkan bahwa sebelumnya dia mewawancarai dua kader dan satu non-kader.

Hasilnya dua nama itu diusul ke DPP.

Alasan SDK menyodorkan nama Fatmawati, karena ingin menghargai perjalanan politiknya Bersama Almarhum Salim S Mengga, saat keduanya berjuang Bersama di Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 lalu.

Namun di satu sisi, dia juga tidak ingin mengesampingkan kader Partai Demokrat.

"Tidak bisa saya ambil keputusan sendiri, nanti biar DPP yang memutuskan saja," terang SDK.

Ketika disinggung pernyataan pihak DDP Partai Demokrat yang menyerahkan sepenuhnya ke SDK memutuskan siapa diusul, mantan bupati Mamuju dua periode itu hanya tersenyum, dan menjawab bahwa kedua nama diusul sama-sama punya peluang.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.