Main Air di Sungai Pekacangan Purbalingga Berujung Petaka, Remaja 18 Tahun Tewas Tenggelam
M Syofri Kurniawan June 26, 2026 09:55 AM

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Upaya seorang pemuda menyelamatkan temannya yang tenggelam di Sungai Pekacangan, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, berakhir sia-sia. 

Korban yang sempat terbawa arus akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Mahardika Farel Bagas Priambudi (18), warga Desa Timbang, Kecamatan Kejobong. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Landa Kampung Singkir Wonosobo, 8 Rumah Ludes dan 28 Jiwa Mengungsi

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Kapolsek Kejobong, AKP Amirudin mengatakan, korban awalnya datang ke Sungai Pekacangan bersama dua rekannya, Damay Tri Lutfiansah dan Ajat Setiawan, dengan tujuan menjala ikan di sekitar bekas pabrik.

Namun karena tidak bisa menggunakan alat jala, ketiganya memutuskan bermain air di sungai.

"Saat korban menyeberangi Sungai Pekacangan, ia terpeleset lalu terbawa arus," kata Kapolsek kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (26/6/2026). 

Melihat korban hanyut, Damay langsung berusaha memberikan pertolongan dengan berenang mengejar korban. 

Namun derasnya arus sungai membuat upaya penyelamatan tersebut gagal.

Sementara itu, Ajat berlari meminta bantuan warga, sedangkan Damay tetap menunggu di lokasi korban terakhir terlihat.

Warga yang datang kemudian melakukan pencarian hingga akhirnya korban ditemukan sekitar 30 menit kemudian. 

Mahardika ditemukan di dasar sungai dengan jarak sekitar 50 meter dari titik awal tenggelam dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah duka. 

Polisi bersama tenaga medis dari Puskesmas Kejobong melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah.

"Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban meninggal dunia akibat tenggelam," ujar AKP Amirudin.

Setelah pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Keluarga juga menyatakan tidak menghendaki autopsi.

Kapolsek mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama di lokasi yang memiliki arus deras.

"Jangan meremehkan kondisi arus sungai. Tetap utamakan keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang," tutupnya. (jti) 

Baca juga: Sorakan Warga Iringi Rekonstruksi Pembunuhan Dua Wanita di Patikraja Banyumas

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.