TRIBUNPRIANGAN.COM - Kabar baik masih saja mengincar masyarakat tanah air.
Pasalnya, kabar tersebut berkaitan dengan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) terus berlanjut tiap bulannya.
Bahkan dipertengahan tahun yakni Juli 2026, deretan bansos pun kembali diisukan akan diperpanjang dan masuk pada tahap ke 3.
Dua diantaranya adalah Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Adapun, Untuk program BPNT atau kartu sembako, pemerintah menyiapkan anggaran Rp43,8 triliun bagi 18,3 juta KPM.
Hingga kini, jutaan keluarga telah menerima bantuan tahap pertama.
Pada penyaluran tahap pertama BPNT Tahap II (triwulan April–Juni 2026), pemerintah menetapkan 475.821 keluarga baru (Keluarga Penerima Manfaat/KPM) sebagai penerima.
Baca juga: Bansos Tahap 2 Akan Berakhir di Bulan Juni 2026, Cek Yuk Namamu Masih Jadi Penerima Bansos?
Mereka menggantikan penerima lama yang telah graduasi, meninggal dunia, atau tidak lagi memenuhi syarat, seperti ASN, TNI, Polri, maupun anggota legislatif beserta keluarganya.
Sementara itu, total penerima BPNT secara nasional tetap sekitar 18,3 juta KPM, sehingga 475.821 keluarga tersebut merupakan tambahan/pengganti dalam daftar penerima, bukan keseluruhan penerima BPNT Tahap II.
Penyaluran juga melibatkan PT Pos Indonesia untuk membantu distribusi di sejumlah wilayah. Setiap KPM menerima Rp200.000 per bulan.
Karena pencairan dilakukan per tiga bulan, maka pada tahap pertama ini total yang diterima mencapai Rp600.000.
Dana tersebut masuk dalam bentuk saldo elektronik yang bisa dibelanjakan di e-Warong atau agen bank mitra pemerintah untuk membeli kebutuhan pangan pokok.
Sementara itu, untuk program yang menyasar kelompok masyarakat rentan yang masuk kategori desil 1 hingga 4 dalam DTSEN, PKH disalurkan dengan jumlah yang berbeda sesuai kategori penerima, yakni:
Baca juga: Syarat Baru Penerima Bansos Beras 10 Kg Tahap 3 Juli 2026, Lengkap Cara Cek Namanya Bisa Pakai HP
Sesuai dengan sitem Kemensos tepatnya pada triwulan bulan berjalan, bansos akan disalurkan berdasarkan DTSEN yang telah dimutakhirkan oleh BPS, yakni per tanggal 10.
Kemensos bersama BPS dan pemerintah daerah terus berkolaborasi memutakhirkan DTSEN yang menjadi pedoman dalam penyaluran bantuan. Hingga saat ini, sudah lebih dari 70 Operator Data Desa yang terlibat dalam pembaharuan data, termasuk untuk penerima BPNT di Juli ini.
Dengan demikian, penyaluran program pemerintah melalui jalur Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) serta PT Pos Indonesia ini, telah dimulai sejak 10 April 2026 dan berlangsung secara bertahap hingga Juni 2026.
Pengecekan status penerima BPNT dapat dilakukan secara online melalui aplikasi maupun website resmi Kemensos.
1. Cek BPNT melalui Aplikasi Cek Bansos
2. Cara cek penerima BPNT dan PKH via cekbansos kemensos go id