TRIBUNPALU.COM - Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Nasrin (30), seorang pria yang dilaporkan hanyut dan tenggelam di Pantai Salumbone, Desa Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (26/6/2026) sore setelah dilakukan operasi pencarian intensif.
Kepala Subseksi Operasi dan Siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu, Rusmadi mengonfirmasi bahwa jasad korban ditemukan pada pukul 15.20 WITA. Korban ditemukan dengan jarak sekitar 5 meter dari lokasi terakhir korban terlihat (Last Known Position/LKP) pada kedalaman 14 meter.
Setelah berhasil dievakuasi oleh tim penyelamat melalui proses penyelaman, jasad korban langsung dibawa ke Posko SAR untuk kemudian diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga.
Peristiwa nahas tersebut bermula pada Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.
Baca juga: Cukup Bawa Wadah, Minyak Goreng di Palu Bisa Dibeli Mulai Rp2.000 hingga Rp5.000
Saat itu, korban bersama istri dan mertuanya sedang menaiki perahu dari Desa Labuan menuju Kabupaten Donggala.
Ketika perahu berada sekitar 30 meter dari Pantai Salumbone, korban tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan terhempas ke laut saat hendak berpindah posisi.
Korban seketika tenggelam dan hanyut terbawa arus.
Pihak keluarga bersama masyarakat sempat melakukan pencarian mandiri namun hasilnya nihil, hingga akhirnya mereka melaporkan kejadian tersebut ke KPP Palu guna meminta bantuan SAR.
Operasi pencarian hari kedua dimulai pada Jumat pagi pukul 07.00 WITA, diawali dengan briefing kesiapan pasukan dan pembagian tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) Basarnas.
Tepat pukul 07.30 WITA, Tim SAR Gabungan bergerak membagi kekuatan menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir permukaan air sekaligus melakukan penyelaman di sekitar area LKP.
Baca juga: SPMB SDN 1 Tanamodindi Masih Berlangsung, Jalur Mutasi dan Afirmasi Belum Ada Pendaftar
Keberhasilan evakuasi ini merupakan hasil sinergi dari berbagai unsur gabungan yang terdiri dari 6 personel Tim Rescue KPP Palu, 4 personel BPBD Donggala, 4 personel Damkar Donggala, 5 personel Polsek Labuan, 3 personel Polairud, 4 orang aparat Desa Labuan, serta 10 orang warga masyarakat setempat.
Dalam operasi ini, tim dibekali dengan berbagai alat utama pendukung seperti truk personel, perahu karet, peralatan selam, drone thermal untuk pemantauan udara, peralatan navigasi, peralatan water rescue, peralatan komunikasi, serta peralatan medis dan evakuasi.
Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 16.20 WITA, dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing. (*)