Laporan wartawan TribunJatim.com, Febrianto Ramadani
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Massa demonstrasi mulai melakukan perusakan pagar bangunan Gedung Negara Grahadi.
Unjuk rasa tagar Indonesia Sekarat di Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo Surabaya, mendadak ricuh, Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 18.28 WIB.
Semula massa menyampaikan orasi sejak pukul 16.20 WIB. Namun, situasi berubah menjadi mencekam, saat salah satu demonstran menyuarakan keinginan untuk bertemu dengan perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Puncaknya ketika mengajak massa beranjak dari duduknya untuk lebih maju ke depan mendekati gerbang Gedung Grahadi sisi barat.
Selang beberapa lama, massa aksi tiba-tiba melempar botol plastik ke arah, personel yang berjaga di dalam Gedung Grahadi.
Baca juga: Masih Bertahan di Depan Grahadi, Massa Demontrasi Mulai Bakar Sampah dan Tutup Jalan
Mereka juga merusak pagar besi di sebelah pagar utama yang baru saja dilakukan perbaikan.
Kemudian, sekelompok orang tidak dikenal tiba-tiba datang menggeber motor. Belum diketahui pasti, apakah termasuk massa demonstrasi atau tidak.
Melihat kondisi tersebut, pihak kepolisian pun menghimbau agar massa aksi demonstrasi untuk tetap kondusif.
"Kepada demonstrasi, kami menghimbau untuk tertib. Saya minta supaya tenang. Teman-teman massa aksi untuk tertib," kata polisi.
Himbauan itu justru tidak dihiraukan oleh massa aksi. Uniknya, di tengah kericuhan aksi, mereka justru bernyanyi lagu kebanggan Bonek untuk Persebaya.
Hingga pukul 18.52 WIB, situasi belum kondusif. Pihak kepolisian pun masih terus berjaga.
Informasi lengkap dan menarik lainnya baca di TribunJatim.com