WARTAKOTALIVE.COM, DUREN SAWIT - Forum Alumni Siswa Pecinta Alam (Fasta) kembali menggelar lomba dayung bagi seluruh pelajar se-Jakarta Raya di Banjir Kanal Timur (BKT), Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan ini akan berlangsung sampai Minggu 28 Juni 2026 mendatang.
Dari pantauan di lokasi, ratusan peserta siswa pecinta alam (Sispala) dari berbagai sekolah se-Jakarta Raya sudah tiba di BKT Jakarta Timur sejak siang tadi.
Mereka berada di sejumlah titik dan beberapa peserta lomba terlihat berlatih mendayung di aliran kali BKT tersebut.
Kegiatan ini merupakan rangkaian HUT Kota Jakarta ke-499 dan didukung penuh oleh Pemerintah Kota Jakarta Timur.
Tim rescue dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Petugas Pemadam Kebakaran berada di lokasi.
Mereka bakal memberikan pertolongan kepada para peserta yang mengalami cidera atau ada masalah kesehatan.
Baca juga: Gubernur Lemhannas Buka Camp Religi 2026, Diikuti 2.000 Peserta
Ketua Fasta Adjie Rimbawan menjelaskan, di tahun 2026 ini ada peningkatan jumlah peserta dari 2025 lalu.
Pada tahun lalu, Adjie mengaku jumlah peserta hanya 180 dan di tahun 2026 ini mencapai 262 peserta.
"Sebetulnya antusiasnya sangat tinggi, kalau saja kami tidak tutup, jumlahnya bisa mencapai 300," ucapnya di lokasi, Jumat.
Menurut Adjie, perbedaan lain di tahun ini adalah menambah kategori perlombaan yaitu itu stand up paddle (SUP) atau berdiri di atas papan perahu.
Ia menegaskan, tiga kategori lainnya adalah Kano (menggunakan perahu karet seorang diri), arung jeram dan kayak (menggunakan perahu sempit kaki selonjoran).
"Jadi kalau SUP itu dia berdiri sendiri dan mendayung," tegasnya.
Sementara itu, Asisten Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Pemkot Jakarta Timur, Fauzi mengapresiasi Fasta dan para peserta Sispala karena telah menggelar kegiatan di BKT, Kecamatan Duren Sawit.
Ini merupakan kolaborasi kedua dengan Fasta Sispala dalam kegiatan lomba mendayung di kali tersebut.
"Ini tidak hanya sosialisasi kepada masyarakat tentang olahraga air, tapi juga ada pesan bahwa kita semua harus mencintai alam ini, menjaga keasrian alam dan air," jelasnya.
Menurut Fauzi, kegiatan lomba ini secara langsung memperkenalkan kawasan BKT sebagai salah satu destinasi wisata di DKI Jakarta khususnya Jakarta Timur.
Masyarakat yang ingin berlibur bersama keluarga di BKT tidak perlu keluarkan biaya karena gratis.
"Kami berharap ini akan menjadi agenda rutin tahunan dan memjadi kemeriahan di HUT Jakarta. Sehingga masyarakat akan mengingat, wah di HUT Jakarta ada lomba dayung," imbuhnya.
Di tempat sama, Anggota DPD RI Dailami Firdaus sebagai pembina dari Fasta Sispala menyatakan, di tahun 2027 atau saat Jakarta berusia lima abad maka lomba dayung akan lebih meriah lagi.
Ia menilai, Kali BKT Kecamatan Duren Sawit memiliki potensi untuk menjadi destinasi wisata dan perputaran ekonomi melalui UMKM.
"Jadi orang akan tahun, kita di Jakarta Timur punya destinasi wisata di BKT nih," ungkapnya.
Dailami menambahkan, di tahun 2027 mendatang, Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin juga bakal membuat BKT Run untuk menggaungkan senagai lokasi wisata.
"Jadi ini peserta dari seluruh Jakarta ya, tahun depan BKT Run akan lebih meriah termasuk lomba dayung juga," imbuhnya. (m26)