Grid.ID - Musisi Bernadya kembali menarik perhatian lewat karya terbarunya yang bertajuk Semoga Hanya di Mimpi. Bukan sekadar rangkaian kata yang dipilih untuk menjadi identitas sebuah album, judul tersebut rupanya menyimpan makna personal yang cukup dalam.
Di balik kalimat yang terdengar sederhana itu, tersimpan harapan, kecemasan, sekaligus doa yang lahir dari pengalaman emosional yang ingin ia tuangkan melalui musik.
Dalam keterangannya, Bernadya menjelaskan bahwa pemilihan nama Semoga Hanya di Mimpi bukan dilakukan secara acak. Judul tersebut berasal dari salah satu lirik yang terdapat pada lagu pembuka album.
Lebih dari sekadar potongan lirik, kalimat itu ternyata juga mewakili isi hati dan harapan yang ingin ia sampaikan kepada para pendengar.
"Karena itu ada di salah satu lirik di track 1 ya. Dan itu adalah harapanku. Track-track-nya adalah isi ketakutanku, yang aku harap itu cuman ada di mimpi," ujar Bernadya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan pada Jumat (26/6/2026).
Ia juga menegaskan kembali makna di balik judul album tersebut dengan kalimat singkat namun cukup kuat. Ia berharap agar semua ketakutannya hanya sebuah mimpi semata.
"Bener, mudah-mudahan enggak beneran," sambungnya.
"That’s true. That’s true. Semoga Hanya di Mimpi ketakutanku," ungkapnya.
Sementara itu, album Semoga Hanya di Mimpi ini memiliki 10 lagu di antaranya:
Lagu-lagu dalam album terbaru itu sudah bisa didengarkan di semua digital streaming platform sejak tanggal 24 Juni 2026.