IAEA Tegaskan Akses Inspeksi ke Iran Usai Kesepakatan AS-Iran, Grossi Siap Bergerak Cepat
Nathanael MoerRahardian June 26, 2026 08:42 PM

- Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi menegaskan bahwa berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani Amerika Serikat (AS) dan Iran, tim inspeksi IAEA tetap memiliki hak untuk mengakses serta memeriksa fasilitas nuklir di Iran.

Pernyataan tersebut disampaikan Grossi dalam konferensi pers di Tokyo, Jumat (26/6/2026), di tengah meningkatnya ketegangan pernyataan antara Washington dan Teheran yang dinilainya saling bertentangan.

“Pada kenyataannya, ada kesepakatan, dan untuk mematuhi perjanjian itu, IAEA harus memiliki akses dan, dan memeriksa. Jadi, saya siap untuk melanjutkan pekerjaan teknis dan berada di sana sesegera mungkin,” ujar Grossi.

Ia juga menyoroti bahwa meskipun Iran menyatakan tidak memiliki niat mengembangkan senjata nuklir, hal tersebut tidak cukup tanpa adanya mekanisme pengawasan yang kuat.

“Tujuan dari perjanjian ini adalah untuk memastikan bahwa tidak ada pengembangan senjata nuklir di Iran,” katanya.

“Pemerintah Iran telah menegaskan dengan cukup jelas bahwa ini bukan niat mereka. Tapi tentu saja, niat tidak cukup. Kita harus memiliki sistem verifikasi yang sangat kuat di tempat,” lanjutnya.

Kesepakatan antara AS dan Iran yang dimaksud sebelumnya telah ditandatangani pekan lalu, yang memberi waktu 60 hari bagi kedua pihak untuk menyepakati perjanjian akhir, dengan proses pembicaraan yang telah dimulai di Swiss.

IAEA menegaskan akan segera melanjutkan pekerjaan teknisnya begitu akses ke lokasi inspeksi di Iran dapat dipastikan sesuai ketentuan perjanjian.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.