BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARBARU - Liga Bulu Tangkis PBSI Banjarbaru Season 2 resmi digelar di Gedung Badminton PB Pendowo 2, kawasan Palam, Kota Banjarbaru, Jumat (26/6/2026).
Kompetisi yang berlangsung selama tiga hari hingga Minggu (28/6/2026) tersebut menjadi wadah bagi para pebulu tangkis muda untuk mengasah kemampuan sekaligus mengukur hasil latihan yang telah dijalani.
Ketua Pelaksana Liga PBSI Banjarbaru Season 2, Ariyanto, mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan ruang kompetitif bagi atlet-atlet lokal agar dapat berkembang melalui pengalaman bertanding secara langsung.
"Melalui liga ini, atlet bisa mengetahui perkembangan kemampuan mereka. Pelatih juga dapat melakukan evaluasi terhadap hasil pembinaan yang selama ini dilakukan," ujarnya.
Dari data Ariyanto, ada 102 peserta dari 5 klub yang mengikuti laga ini mulai dari kategori usia dini sampai remaja.
Baca juga: Debut di Liga PBSI Banjarbaru, Keysha Senang Bisa Raih Poin pada Kompetisi Pertamanya
Baca juga: Mangkir Berkali-kali, 4 Pejabat PDAM Barito Kuala Dijemput Paksa dan Resmi Jadi Tersangka Korupsi
Dia menilai pertandingan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan.
Sebab, kemampuan atlet tidak dapat diukur hanya melalui latihan rutin.
"Apabila hanya berlatih tanpa adanya kompetisi, sulit mengetahui sejauh mana progres anak-anak," katanya.
Liga Bulu Tangkis PBSI Banjarbaru Season 2 merupakan inisiatif Ketua PBSI Kota Banjarbaru, Haji Sugeng Basroni.
Ke depan, kompetisi ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda tingkat kota, tetapi dapat berkembang hingga menjangkau peserta dari berbagai daerah di Kalsel.
Selain menjadi sarana evaluasi, Laga tersebut juga diarahkan untuk membangun mental bertanding para atlet.
Ariyanto menilai faktor mental memiliki peran besar dalam menentukan keberhasilan seorang pemain saat menghadapi persaingan.
"Skill memang penting, tetapi mental yang kuat menjadi salah satu kunci untuk mencapai level yang lebih tinggi. Karena itu, pertandingan seperti ini sangat dibutuhkan," ucapnya.
PBSI Banjarbaru juga menerapkan pola penyelenggaraan bergilir antar klub yang terdaftar.
Pada musim pertama, kompetisi digelar oleh PB Pendowo, sedangkan Season 2 kali ini dipercayakan kepada AIC Famindo.
Sistem serupa akan terus diterapkan pada musim-musim berikutnya agar seluruh klub dapat berpartisipasi aktif sebagai tuan rumah.
Skema tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antar klub sekaligus menghadirkan pengalaman yang merata bagi atlet maupun pengurus.
"Alhamdulillah kita lihat hari ini antusiasme peserta dan pendukung sudah terlihat sejak hari pertama pertandingan, ini menjadi bukti Bulu Tangkis di Banjarbaru terus berkembang," paparnya.
Suasana kompetitif yang tercipta dinilai menjadi modal positif untuk mendukung perkembangan prestasi bulu tangkis di Banjarbaru.
Di akhir keterangannya, Ariyanto berpesan kepada para atlet agar tetap disiplin menjalani latihan dan terus berupaya meningkatkan kemampuan.
Ia mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam perjalanan karier seorang atlet.
"Kesuksesan seorang atlet tidak akan terwujud tanpa dukungan yang kokoh dari orang tua serta dukungan moral, motivasi, dan keterlibatan mereka menentukan perkembangan anak-anak dalam berolahraga," tutupnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan)