TRIBUN-MEDAN.COM,- Kombes Pol Mohammad Rendra Salipu resmi ditunjuk sebagai Komandan Sat Brimob Polda Sumut.
Ia sebelumnya menjabat sebagai Direktur Samapta Polda Sumatera Selatan.
Adapun penunjukan Rendra sebagai Dansat Brimob Polda Sumut ini tertuang dalam Surat Telegram nomor 1335/VI/KEP/2026 tanggal 25 Juni 2026.
Dalam mutasi jabatan ini, Kombes Rantau Isnur Eka dimutasi sebagai teknisi Kimia Biologi Radiologi (KBR) Madya Tk II, Korbrimob Polri.
Baca juga: Profil Mahyaruddin Salim Batubara, Wali Kota Tanjung Balai Harta Kekayaan Rp 7, 1 Miliar
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan mengatakan, mutasi ataupun rotasi jabatan merupakan bentuk penyegaran dalam tubuh kepolisian.
Ia mengatakan, pergantian pimpinan dalam sebuah jabatan merupakan kebutuhan organisasi.
"Benar, sejumlah pejabat utama dan Kapolres dimutasi," kata Ferry, Jumat (26/6/2026).
Lantas, seperti apa profil Kombes Pol Mohammad Rendra Salipu ini?
Baca juga: Profil Ginka Febriyanti Ginting, Pernah Terseret Demo Bayaran Jadi Komisaris PT Pertamina Retail
Kombes Pol Mohammad Rendra Salipu merupakan perwira menengah (pamen) di Kepolisian Republik Indonesia.
Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1996.
Rendra merupakan anak kedua dari lima bersaudara pasangan almarhum Ayub Hasan Salipu dan Sri Kuswardani.
Pria kelahiran Ambon, 31 Mei 1975 ini sudah menikah dengan Ruchayah, dan memiliki empat orang anak, Reihana Tasya Vunna Salipu, M Mizam Kasmal Salipu, M Chandra Zauqi Salipu serta M Faiq Abrar Salipu.
Baca juga: Harta Kekayaan Rico Waas Melejit Rp 1,6 Miliar Selama Jabat Wali Kota Medan
Adapun kariernya selama di kepolisian terbilang cukup panjang dan cemerlang.
Rendra tercatat pernah bertugas di berbagai wilayah konflik Indonesia, seperti Aceh dan juga Timor Timur.
Ia bahkan pernah menjadi Komandan Peleton (Danton) Pasukan Rajawali yang memimpin 30 personel Korps Brimob Polri, dalam Operasi (Ops) dengan sandi Sadar Rencong di Bireun Aceh tahun 1999-2000.
Alumni SMA Taruna Nusantara Magelang ini tercatat pernah menyelesaikan berbagai penugasan di dalam maupun luar negeri
Baca juga: Profil Novia Rahmadhani Sihotang, Calon Manajer Koperasi Merah Putih Pergi Sehat Pulang Hanya Jasad
Rendra setidaknya pernah bertugas pada Ops Tatoli IV dan Ops Hanoin Lorose di Timor Timur.
Ia juga pernah menyelesaikan penugasan Ops Cinta Meunasah II dan III di Aceh, Ops Meunasah di Aceh, Ops Mutiara II di Ambon, Ops Sintuwu Maroso I di Poso, Ops Sadar Rencong di Aceh, dan Ops Sintuwu Maroso IV di Poso.
Bahkan, perwira berpangkat tiga melati emas di pundak ini juga pernah menyelesaikan penugasan di luar negeri, seperti menjadi Komandan Kontingen Garuda Bhayangkara FPU Indonesia VII di Darfur, Sudan.
Baca juga: Profil Syahravi Dewanda, Mantan Aktor Cilik yang Dilaporkan Fariz RM Soal Hak Cipta
Kombes Pol Rendra Salipu tercatat pernah menduduki sejumlah posisi penting di kepolisian.
Ia kerap kali mendapat jabatan dan bertugas di lingkungan Brimob.
Dalam kariernya, Kombes Pol Mohammad Rendra Salipu turut mendapatkan sejumlah penghargaan.
Lulusam S2 Kebijakan Publik Unsri Palembang ini pernah mendapat penghargaan Satya Lencana (SL) Seroja, SL Ksatria Tamtama, dan SL Dharma Nusa.
Kemudian, Rendra juga mendapat penghargaan SL Kesetiaan 8 Tahun, SL Kesetiaan 16 tahun, serta penghargaan dari misi perdamaian PBB yaitu United Nation Medal dan SL Bhakti Buana.
Pada tahun 2023 lalu, nama Kombes Pol Mohammad Rendra Salipu sempat terseret-seret dalam kasus penganiayaan yang dilakukan Aditya Hasibuan, putra AKBP Achiruddin Hasibuan (AKBP AH).
Kala itu, Aditya menganiaya seorang remaja bernama Ken Admiral.
Ketika rekontruksi berlangsung digelar Polda Sumut, muncul nama Kombes Pol Mohammad Rendra Salipu.
Nama Rendra diucapkan oleh Achiruddin, yang kala itu memakai pakaian tahanan berwarna jingga.
Dalam pengakuannya, Achiruddin menyebut bahwa anak laki-laki Rendra, Muhammad Khasmal Salipu ikut melakukan pengerusakan mobil milik Ken Admiral.
Sontak, pengakuan Achiruddin ini pun kala itu bikin heboh.
Apalagi ketika kasus ini mencuat, Rendra dikabarkan tengah menjalani pendidikan.
Kombes Pol Mohammad Rendra Salipu terakhir kali melaporkan harta kekayaan miliknya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 22 Januari 2025.
Dalam laporannya itu, ia tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp 1.025.307.424.
Harta kekayaan itu meliputi tanah dan bangunan, alat transportasi, serta harta bergerak lainnya.
Berikut ini adalah rinciannya.
II. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 600.000.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 483 m2/200 m2 di KAB / KOTA KOTA PALEMBANG , HASIL SENDIRI Rp. 600.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 400.000.000
1. MOBIL, MITSUBHISI JEEP Tahun 2016, HASIL SENDIRI Rp. 370.000.000
2. MOTOR, KAWASAKI SEPEDA MOTOR R2 Tahun 2016, HASIL SENDIRI Rp. 30.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 22.000.000
D. SURAT BERHARGA Rp.---
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 3.307.424
F. HARTA LAINNYA Rp.---
Sub Total Rp. 1.025.307.424
III.HUTANG Rp.---
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 1.025.307.424
(ray/tribun-medan.com)