TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Sebuah truk ekspedisi bermuatan barang elektronik dan perabotan rumah tangga terbakar di Tol Semarang - Solo KM 464, di Desa Bejilor, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Sabtu (27/6/2026) dinihari.
Kebakaran diduga dipicu adanya percikan api akibat As roda belakang truk muncul percikan api.
Barang paket jasa titip (jastip) berisi pakaian, springbed, mesin cuci, lemari es, granit, dan sepeda motor pun hangus terbakar.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Damkar Kota Salatiga, Ponco Margono mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 00.14 WIB dari pihak Jasa Marga.
Petugas berangkat pukul 00.19 WIB dan tiba di lokasi pukul 00.33 WIB.
Truk bernomor polisi B 9995 TDE tersebut mengangkut barang berupa paket.
Truk melaju dari Jakarta dengan tujuan Flores. Saat melintas di jalan tol, as roda dilaporkan patah sehingga memicu percikan api dari ban yang kemudian membesar dan membakar muatan.
Baca juga: BK DPRD Kota Semarang Belum Bisa Proses Dugaan Anggota Digrebeg Istri di Tempat Pijat Plus-plus
"Dua unit mobil pemadam kami terjunkan untuk menangani kebakaran.
Selain personel Damkar Kota Salatiga, penanganan juga melibatkan Jasa Marga, truk suplai air Jasa Marga, BPBD Kota Salatiga, serta personel Damkar Kabupaten Semarang dari Pos Tengaran, Getasan, dan Ambarawa," terangnya.
Truk tersebut dikemudikan oleh Dennys, warga Wae Maras RT 015 RW 008, Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
Dennys mengatakan, as mengalami patah, lalu keluar api.
Ia bersama seorang rekannya sempat berupaya memadamkan api dengan menyiram menggunakan air dan meminta bantuan alat pemadam api ringan (APAR) dari kendaraan lain. Namun, kobaran api tidak kunjung padam.
"Saya sama teman sudah berusaha siram, minta bantuan ke mobil tangki minta APAR, tapi tetap menyala terus. Akhirnya, datang pemadam kebakaran," ujarnya.
Dennys mengatakan, muatan truk terdiri atas granit dan berbagai barang titipan (jastip), seperti pakaian hingga spring bed, yang akan dikirim ke Flores.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara itu, besaran kerugian akibat kebakaran masih dalam pendataan pihak terkait. (eyf)