Doha (ANTARA) - Perusahaan minyak dan gas milik negara Arab Saudi, Saudi Aramco, telah kembali melakukan pengiriman minyak dari terminal Ras Tanura di pesisir Teluk Persia serta melanjutkan ekspor hidrokarbon melalui Selat Hormuz.

“Arab Saudi telah kembali mengekspor minyak mentah melalui terminalnya di Teluk Persia dan melalui Selat Hormuz. Saudi Aramco mengoperasikan pengiriman minyak di Pelabuhan Ras Tanura yang terletak di pesisir Teluk Persia,” menurut seorang sumber kepada RIA Novosti yang dipublikasikan pada Sabtu.

Mengutip data dari platform pelacakan kapal VesselFinder, RIA Novosti sebelumnya melaporkan bahwa beberapa kapal tanker minyak raksasa Arab Saudi berada di Pelabuhan Ras Tanura untuk memuat minyak mentah dari ladang-ladang minyak kerajaan.

Sumber itu menambahkan bahwa tanggal pasti dimulainya kembali operasi di pelabuhan tersebut belum dapat dipastikan, tetapi tidak diragukan lagi bahwa proses pemuatan minyak sedang berlangsung saat ini.

Arab Saudi menghentikan seluruh pengiriman ekspor minyak mentah dari Ras Tanura pada bulan Maret akibat situasi di Selat Hormuz, dan sebagai gantinya mengandalkan Pelabuhan Yanbu di Laut Merah untuk mengekspor minyaknya.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran yang mengakibatkan kerusakan serta korban sipil. Kemudian, pada malam menuju 18 Juni, Iran dan Amerika Serikat menandatangani sebuah memorandum secara jarak jauh yang mengatur penghentian konflik militer.

Memorandum tersebut juga menetapkan jangka waktu untuk mencabut blokade laut oleh Amerika Serikat dan bagi Iran untuk memulihkan jalur pelayaran melalui Selat Hormuz oleh Iran.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti