Atasi Masalah Kebersihan Lingkungan, Pemuda di Desa Banua Lawas Kotabaru Gerakkan Pilah Sampah
Ratino Taufik June 27, 2026 05:51 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Guna mengatasi persoalan sampah sekaligus melirik nilai ekonomi bagi warga, sejumlah pemuda di Desa Banua Lawas, Kecamatan Kelumpang Hulu, Kabupaten Kotabaru, membentuk program pengelolaan sampah (Kelompok Masyarakat Bersih (KMB).

Langkah inspiratif ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan yang kini kian perlu ditingkatkan.

Diungkapakan Pengurus Pengelolaan Sampah KMB Desa Banua Lawas, Fahri Wajidin, hingga saat ini masih banyak sampah rumah tangga yang belum dikelola secara optimal. 

Melalui kepengurusan yang dibentuk, pihaknya oun mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan menerapkan sistem pengelolaan sampah yang terarah dan berkelanjutan.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfokus pada pengumpulan sampah, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik. 

"Ini penting, karena sampah yang dipilah dengan baik masih memiliki nilai ekonomis dan dapat dimanfaatkan lagi atau dijual," bebernya, Sabtu (27/6/2026).

Baca juga: SPBU Basirih Banjarmasin Tegas Terapkan Barcode untuk BBM Subsidi

Tak sekadar gerak di tempat, pihaknya juga aktif sosialisasi ke masyarakat agar semakin banyak yang terlibat aktif dalam pengelolaan sampah. 

Ditambahkan Fahri, hingga saat ini pihaknya mengakui masih menghadapi sejumlah keterbatasan. Terutama terkait sarana dan prasarana pendukung. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotabaru, Hj Melinda Ratna Agustina turut mengapresiasi upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang dilakukan KMB Desa Banua Lawas.

Disampaikannya, keberhasilan KMB Desa Banua Lawas dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat, mulai dari pemilahan,hingga dukungan iuran warga untuk menunjang operasional.

"sosialisasi, pemetaan, asistensi, hingga pemanfaatan bantuan kendaraan pick up dari pemerintah daerah telah berjalan sesuai harapan," ucapnya.

Ia juga mengacungi jempol, bagi masyarakat yang terlibat. Karena tanpa adanya biaya operasional, kegiatan pengelolaan sampah tidak akan berjalan. 

Ia pun menegaskan DLH Kotabaru akan terus memberikan dukungan dan menjadikan desa-desa yang serius untuk diprioritaskan. (Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.