Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kutau, Kabupaten Bengkulu Selatan, memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) jenis Bio Solar dalam kondisi aman.
Saat ini, pasokan Bio Solar yang diterima SPBU mencapai sekitar 8 ton per hari.
Pantauan TribunBengkulu.com di SPBU Kutau, Sabtu (27/6/2026), antrean kendaraan pengisian Bio Solar tidak terlihat terlalu ramai.
Operator SPBU Kutau, Ogi, mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi oleh pasokan yang terbatas, sementara jumlah kendaraan yang menggunakan Bio Solar terus meningkat.
Menurutnya, meski stok yang diterima setiap hari masih sama, tingginya permintaan membuat BBM jenis Bio Solar lebih cepat habis.
Hal inilah yang terkadang menyebabkan antrean kendaraan di SPBU.
"Stok aman, masih sama seperti biasanya. Bio Solar 8 ton, Pertalite 24 ton, kadang 16 ton, masuk terus. Pertamax 8 ton dan juga selalu tersedia," ujar Ogi saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Sabtu (27/6/2026).
Tidak Ada Kendala Stok
Ogi menegaskan hingga saat ini tidak ada kendala dalam distribusi maupun pasokan Bio Solar ke SPBU Kutau.
Namun, meningkatnya jumlah kendaraan yang menggunakan Bio Solar membuat stok yang tersedia lebih cepat habis dibandingkan sebelumnya.
Karena itu, pihak SPBU berharap masyarakat dapat bersabar apabila sewaktu-waktu terjadi antrean.
Ogi juga berharap ke depan ada penambahan kuota Bio Solar agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.
"Kami berharap ke depan kuota Bio Solar bisa ditambah sehingga kebutuhan masyarakat dapat tercukupi," pungkas Ogi.
Dengan pasokan yang tetap berjalan setiap hari, pihak SPBU Kutau memastikan pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan secara maksimal.
Masyarakat juga diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan dan tetap mematuhi ketentuan yang berlaku agar distribusi BBM bersubsidi dapat berjalan dengan lancar.