TRIBUNJAMBI.COM- Warisan tradisi budaya Bumi Tali Undang Tambang Teliti nampaknya telah sukses menghipnotis sebagian besar publik di Provinsi Jambi, pelaksanaan pembukaan Pekan Budaya Merangin yang bertajuk, 'Menjemput Tuah Merajut Marwah Adat Merangin' berlangsung secara meriah dan spektakuler.
Acara meriah dan spektakuler itu berlangsung di Anjungan Rumah Adat Merangin, Taman Mini Melayu, Kota Jambi, Provinsi Jambi.
Panggung terbuka yang dilengkapi dua layar Videotron raksasa serta tata letak lampu sorot yang saling berpadu.
Malam pertama pembukaan kegiatan Pekan Budaya Merangin di lokasi itu, menjadi panggung mode peragaan busana (fashion show) produk batik Merangin yang spektakuler.
Para pejabat Tinggi, mulai dari Gubernur Jambi Al Haris beserta Istri, hingga para Bupati dan Walikota beserta istri, turun langsung menjadi model di atas catwalk
Gubernur Jambi, Al Haris, bersama istri yang juga menjabat Ketua TP-PKK Provinsi Jambi, Hesti Hesnidar Haris tampil serasi memamerkan keindahan pakaian yang dipakai bermotif batik khas Merangin, Jambi.
Langkah Al Haris beserta Istri diatas panggung catwalk itu kemudian diikuti oleh jajaran Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Jambi, serta anggota DPD RI, Elviana.
"Ini adalah bentuk nyata kebanggaan kita terhadap kekayaan adat dan kreativitas perajin batik Merangin," Kata Bupati Merangin, M Syukur
Rangkaian kegiatan Pekan Budaya Merangin, yang salah satunya fashion show itu semakin meriah saat unsur Forkopimda Merangin mulai dari Kapolres, Dandim, Kajari, hingga Ketua DPRD Merangin juga ikut ambil bagian berjalan diatas panggung catwalk.
Tak mau kalah, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Merangin beserta istri juga tampil kompak memperagakan busana batik Merangin dengan berjalan diatas panggung catwalk, yang langsung disambut riuh dan tepuk tangan penonton.
Pekan Budaya Merangin itu dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari berturut turut hingga hari minggu (28/6/2026).
Selama tiga hari berturut-turut, masyarakat akan disuguhkan dengan Berbagai Kreasi Lomba seni dan budaya yang menonjolkan kreativitas lokal serta Bazar dan stan khusus yang memamerkan produk UMKM dan kerajinan khas Kabupaten Merangin.
Meski rangkaian acara resmi dan bazar berlangsung hingga hari Minggu, malam puncak penutupan yang diprediksi akan menjadi magnet massa terbesar bakal digelar pada sabtu (27/06/2026) malam ini.
Pihak panitia menjanjikan akan menampilkan gelaran seni budaya yang jauh lebih spektakuler dan atraktif sebagai penutup kemeriahan rangkaian kegiatan Pekan Budaya Merangin tahun 2026 tersebut.
(Tribunjambi.com/Frengky Widarta)
Baca juga: Gaungkan "Merangin Baru", Gubernur hingga Bupati Beri Dukungan Penuh