Edi Irawan Arief Calon Tunggal Ketua Demokrat Lampung, Satu-satunya yang Memenuhi Syarat
Robertus Didik Budiawan Cahyono June 28, 2026 12:19 AM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Edi Irawan Arief dipastikan menjadi calon tunggal Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Hotel Grand Mercure, Bandar Lampung, Sabtu (27/6/2026).

Baca juga: Sekjen Demokrat Herman Khaeron Resmikan Kantor DPC Lampung Selatan, Ini Pesannya

Kepastian tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, yang menegaskan proses penjaringan calon telah berjalan sesuai mekanisme organisasi dan aturan partai.

Menurut Herman, Partai Demokrat tetap memberikan ruang yang terbuka dan demokratis bagi seluruh kader yang ingin mengikuti kontestasi pemilihan ketua.

“Ada mekanisme yang kami bangun sesuai AD/ART yang memberikan ruang secara demokratis dan inklusif. Kami membuka kesempatan kepada siapa pun yang berminat untuk ikut berkontestasi,” kata Herman Khaeron di sela pelaksanaan Musda DPD Partai Demokrat Lampung.

Namun dari tahapan yang berlangsung, hanya satu kandidat yang mampu memenuhi syarat dukungan sebagaimana ketentuan yang berlaku.

“Faktanya, hari ini hanya satu calon yang memenuhi syarat dukungan 20 persen,” ujarnya.

Meski hanya terdapat satu kandidat, Herman menegaskan penetapan ketua tetap dilakukan melalui forum sidang Musyawarah Daerah sebagai bagian dari mekanisme resmi organisasi.

“Seluruh keputusan nantinya ditetapkan melalui forum persidangan Musda,” tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama, Herman juga menyampaikan target DPP agar Partai Demokrat kembali meningkatkan perolehan suara secara nasional, termasuk di Provinsi Lampung.

Menurutnya, Musda bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan momentum konsolidasi untuk memperkuat struktur dan soliditas kader.

“Arahannya adalah memenuhi target. Kami ingin Partai Demokrat secara nasional naik lagi, termasuk di Lampung mengalami kenaikan,” katanya.

Herman menjelaskan, Musda Demokrat Lampung tahun ini mengusung semangat merapatkan barisan sebagai upaya menyatukan kembali seluruh elemen partai setelah dinamika politik yang terjadi.

“Tagline Musda Partai Demokrat Lampung adalah merapatkan barisan. Syaratnya kita harus memperkuat solidaritas sesuai arahan Ketua Umum. Konteks Musda adalah konsolidasi yang harus dipahami seluruh kader. Kontestasi lima tahunan adalah hal yang biasa kita lewati,” ujarnya.

Selain menjaga soliditas internal, kepengurusan baru juga diminta memperkuat struktur partai hingga tingkat paling bawah agar keberadaan Demokrat semakin dirasakan masyarakat.

“Kita harus membangun kekuatan partai sampai ke akar rumput. Kami ingin isu-isu positif tentang Demokrat tidak hanya dibicarakan di tingkat DPD atau DPC, tetapi juga sampai ke ranting dan RW. Itu menjadi pekerjaan rumah bagi kepengurusan yang baru,” kata Herman.

Ia optimistis Demokrat dapat kembali mengulang capaian politik seperti yang pernah diraih di Lampung.

Menurut Herman, Demokrat pernah menjadi salah satu kekuatan politik dominan di provinsi tersebut dengan meraih empat kursi DPR RI dari daerah pemilihan Lampung serta memimpin DPRD di sejumlah kabupaten dan kota.

“Demokrat pernah menang besar di Lampung. Kita pernah memiliki empat kursi DPR RI, dan di hampir seluruh kabupaten/kota ketua DPRD berasal dari Partai Demokrat. Bagi Demokrat, kemenangan bukan hanya memenangkan partai, tetapi juga memenangkan rakyat. Semakin besar Demokrat, semakin besar pula kontribusi yang bisa diberikan kepada masyarakat,” tandasnya. 

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.