Raksasa Ukraina, Shakhtar Donetsk, berpotensi memainkan pertandingan kandang mereka di Liga Champions musim depan di Inggris setelah memulai pembicaraan awal dengan salah satu klub Premier League. Konflik yang masih berlangsung di tanah air mereka memaksa klub pengungsi tersebut mencari alternatif stadion di Eropa, dengan London muncul sebagai kandidat kuat.
Lokasi di London sedang dipertimbangkan
Menurut laporan dari The Standard, Shakhtar sedang mengevaluasi Stadion Gtech Community milik Brentford sebagai lokasi potensial untuk menjadi tuan rumah laga mereka di Liga Champions mendatang. Karena adanya pembatasan keamanan dari UEFA di tengah konflik yang terus berlanjut antara Ukraina dan Rusia, klub tersebut harus mencari stadion netral di luar negeri setelah tahun lalu bermarkas di Polandia. Stadion berkapasitas 17.000 tempat duduk di London Barat itu kini menjadi kandidat serius, dengan negosiasi antara kedua pihak masih berlangsung.
Klub konfirmasi adanya negosiasi
Klub besar asal Ukraina itu tetap membuka berbagai opsi di Eropa Barat sembari berupaya menyelesaikan jadwal kompetisi kontinental mereka. Menanggapi spekulasi yang beredar tentang kemungkinan pindah ke Inggris, pihak klub mengonfirmasi bahwa beberapa lokasi tengah dipertimbangkan.
Seorang juru bicara resmi klub menyatakan: “Shakhtar saat ini sedang bernegosiasi dengan beberapa stadion di Inggris dan Jerman guna mendapatkan lokasi tuan rumah untuk pertandingan UEFA Champions League musim depan. Kami tidak akan memberikan komentar lebih lanjut terkait proses ini hingga keputusan resmi diumumkan dalam waktu dekat.”
Keterikatan kuat dengan komunitas lokal
Relokasi sementara ke London Barat memiliki makna budaya yang cukup besar, terutama karena adanya komunitas Ukraina yang besar di wilayah sekitar Hounslow dan Ealing. Brentford sendiri telah aktif mendukung keluarga-keluarga pengungsi melalui berbagai inisiatif komunitas lokal, sekaligus memanfaatkan stadion modern mereka untuk menghasilkan pendapatan tambahan dari berbagai acara olahraga eksternal. Sinergi ini menjadikan kerja sama tersebut masuk akal, memungkinkan klub Premier League itu mengoptimalkan sumber daya mereka sekaligus memberikan Shakhtar tempat yang ramah untuk bermarkas sementara.
Fase liga bulan September semakin dekat
Shakhtar akan langsung masuk ke fase liga Liga Champions pada bulan September tanpa melalui babak kualifikasi di bulan Juli, sehingga manajemen perlu segera menyelesaikan urusan logistik. Sementara itu, Brentford juga harus menyeimbangkan potensi kesepakatan penggunaan stadion bersama dengan jadwal kompetisi domestik mereka yang akan segera dimulai ketika musim baru Premier League mendekat.