Minyakita Bantuan di Sragen Diduga Berbau Solar, Warga : Bikin Lidah Kering, Masakan Terasa Aneh
Putradi Pamungkas June 28, 2026 02:14 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN – Polemik minyak goreng Minyakita bantuan pangan Bulog yang diduga berbau minyak tanah atau solar juga terjadi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. 

Sejumlah warga mengaku mencium aroma tidak biasa, bahkan merasakan hasil masakan menjadi aneh setelah menggunakan minyak goreng tersebut.

Salah satu warga Desa Gading, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Iswarni (46), mengaku telah mencoba menggunakan minyak goreng yang diterima ibunya, Sanikem (82), untuk memasak.

Warga Mengaku Hasil Masakan Berasa Aneh

Saat ditemui TribunSolo.com, Minggu (28/6/2026), Iswarni mengatakan minyak goreng tersebut digunakan untuk menggoreng nasi goreng dan tahu bakso.

"Saya sudah coba gunakan minyak goreng itu, dan hasilnya rasanya aneh," kata Iswarni.

BERMASALAH - MinyaKita milik warga Desa Gading, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen
BERMASALAH - MinyaKita milik warga Desa Gading, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Minggu (28/6/2026). Polemik minyak goreng Minyakita bantuan pangan Bulog yang diduga berbau minyak tanah atau solar juga terjadi di Kabupaten Sragen.

Ia mengaku hasil masakan yang menggunakan minyak goreng bantuan tersebut terasa tidak seperti biasanya.

"Saya coba buat masak nasi goreng sama tahu bakso, rasannya gak enak, di lidah kaya kering, tenggorokan nyegrak," kata dia.

Menurut Iswarni, minyak goreng tersebut merupakan bantuan dari pemerintah.

Ia mengaku baru mencoba menggunakannya setelah mendengar informasi dari tetangga bahwa minyak goreng tersebut mengeluarkan aroma yang tidak biasa.

"Tahunya dari tetangga, kemudian saya penasaran dan saya cobain dan rasannya tidak enak," pungkas dia.

Baca juga: Produsen di Karanganyar Tarik Total MinyaKita Bau Minyak Tanah, Dijual Jadi Bahan Baku Bio Solar

Warga Desa Gading Tukarkan Minyak Goreng

Sementara itu, sekitar pukul 11.00 WIB, Pemerintah Desa Gading membuka penukaran minyak goreng yang diduga berbau minyak tanah atau solar dengan minyak goreng baru.

Pantauan TribunSolo.com di Kantor Desa Gading menunjukkan warga berbondong-bondong datang untuk menukarkan minyak goreng bantuan tersebut.

Penukaran dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat terkait aroma dan kualitas minyak goreng yang diterima.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.