Foto Pria Bermasker Kasus ASN Bangkalan Tewas di Mobil Dinas Viral, Kuasa Hukum: Itu Rekayasa AI
Wiwit Purwanto June 28, 2026 03:32 PM

 

 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Foto pria berkacamata dan mengenakan masker yang beredar luas di media sosial diduga terkait kasus tewasnya Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati (50), dipastikan bukan sosok sebenarnya.

Kuasa hukum keluarga korban menyebut gambar tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Kemunculan foto itu memicu berbagai spekulasi setelah dikaitkan dengan pria misterius yang terekam kamera pengawas (CCTV) keluar dari pintu kemudi mobil dinas Toyota Innova hitam bernomor polisi M 1090 GP di area parkir Terminal Bandara Juanda, Sidoarjo, Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Pria tersebut diduga menjadi orang terakhir yang bersama Ruly sebelum jasad ASN Pemerintah Kabupaten Bangkalan itu ditemukan dalam kondisi membusuk di dalam mobil pada Rabu (24/6/2026).

Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, memastikan foto yang beredar bukan berasal dari hasil penyelidikan aparat kepolisian.

Baca juga: Titik Terang Kematian Ruly ASN Bangkalan yang Ditemukan Meninggal di Juanda, Hasil Pemeriksaan Organ

"Kalau (foto) pria yang beredar itu hasil rekayasa AI (Artificial Intelligence), bukan seperti itu," ungkap Kuasa Hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya kepada Tribun Madura, Minggu (28/6/2026).

Ruly diketahui merupakan warga Perumahan Lavender, Kelurahan Mlajah, Kabupaten Bangkalan. Ibu satu anak tersebut berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan menjabat sebagai Sekretaris Dinas PRKP Pemkab Bangkalan.

Hingga kini, penyidik Polresta Sidoarjo masih menangani penyelidikan terkait penyebab kematian korban, termasuk mengungkap identitas pria yang mengendarai mobil dinas tersebut.

Meski belum dapat dipublikasikan, Risang mengklaim pihak keluarga inti telah mengetahui identitas lengkap pria yang dimaksud.

"Pada intinya, kami sebenarnya terutama kuasa hukum serta beberapa anggota keluarga yang penting dan khusus, sudah mengetahui sosok pria itu seperti apa, wajahnya seperti apa, namanya siapa, alamatnya di mana, dan umurnya berapa?. Kami sudah tahu semua, tapi tidak semua anggota keluarga almarhumah," tegas Risang.

Baca juga: Ciri-ciri Pria Bermasker dalam Kasus Temuan Jenazah ASN Bangkalan Ruli Yunis

Setelah dievakuasi dari dalam mobil dinas, jenazah Ruly dibawa ke RS Pusdik Bhayangkara Porong, Sidoarjo, untuk menjalani autopsi menyeluruh pada Rabu (24/6/2026) sore. Selanjutnya, jenazah dipulangkan ke rumah duka di Bangkalan pada Kamis (25/6/2026) dini hari.

Hasil Pemeriksaan Luar Ungkap Dugaan Kematian Tidak Wajar

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang diterima kuasa hukum keluarga, ditemukan sejumlah luka dan tanda yang mengarah pada dugaan kematian tidak wajar.

Dalam berkas tersebut disebutkan adanya luka robek pada cuping telinga kiri akibat kekerasan benda tumpul, pelebaran pembuluh darah pada selaput lendir kelopak mata, serta kebiruan pada selaput lendir bibir bagian atas dan bawah.

Risang menjelaskan, temuan tersebut merupakan kondisi yang lazim ditemukan pada korban meninggal akibat mati lemas atau asfiksia.

Selain itu, pemeriksaan juga menemukan tanda merah kehitaman pada lidah, epiglotis, dan saluran napas utama yang dinilai memperkuat dugaan tersebut.

Meski demikian, ia menegaskan pihak keluarga belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian sebelum hasil autopsi menyeluruh dan pemeriksaan toksikologi selesai dilakukan.

"Jadi meski lemah, ada indikasi penyebab kematian yang tidak wajar. Tapi kami menunggu hasil autopsi menyeluruh, tinggal menunggu hasil toksikologi dari Labfor Polda Jatim," pungkasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.