SURYA.CO.ID, LAMONGAN – Kapal nelayan bermuatan ikan KMN Sri Sumber Rejeki terbakar saat bersandar di Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, Kabupaten Lamongan, Sabtu (27/6/2026) petang.
Kobaran api yang muncul menjelang malam sempat memicu kepanikan di kawasan pelabuhan sebelum akhirnya berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.40 WIB itu langsung mengundang perhatian para nelayan dan aktivitas di pelabuhan. Asap pekat membumbung dari badan kapal bermuatan ikan, sementara petugas gabungan bergerak cepat melakukan pengamanan dan pemadaman agar api tidak merembet ke kapal lain yang sedang bersandar di sekitar lokasi.
Mendapat laporan adanya kebakaran, personel Sat Polairud Polres Lamongan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus membantu proses penanganan bersama sejumlah instansi terkait.
Baca juga: ABK Kapal Nelayan Raja Jaya Lamongan Hilang, Basarnas Belum Temukan Korban di Laut Paciran
Kasi Humas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, hingga kini penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
"Benar telah terjadi kebakaran pada kapal nelayan KMN Sri Sumber Rejeki yang berada di Dermaga PPN Brondong. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ujar Hamzaid.
Ia menambahkan, penyidik masih melakukan pendalaman terkait sumber munculnya api. Sementara itu, nilai kerugian material akibat insiden tersebut masih dalam proses pendataan.
"Untuk penyebab kebakaran masih didalami dan kerugian material masih dalam proses pendataan," imbuhnya.
Upaya pemadaman melibatkan petugas Pemadam Kebakaran Kecamatan Paciran yang mendapat bantuan dari Damkar Babat serta Damkar Kabupaten Tuban.
Berkat kerja sama seluruh petugas di lapangan, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 21.20 WIB atau hampir empat jam setelah kebakaran terjadi.
Selain mengamankan lokasi, Sat Polairud Polres Lamongan juga berkoordinasi dengan pihak PPN Brondong dan Basarnas untuk memastikan proses penanganan berlangsung aman serta tidak mengganggu aktivitas di kawasan pelabuhan.
Hasil pengecekan di lokasi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sementara besaran kerugian akibat kebakaran masih menunggu hasil pendataan dari pihak terkait.
Polres Lamongan mengimbau para pemilik kapal dan awak nelayan agar meningkatkan kewaspadaan dengan rutin memeriksa kondisi mesin, instalasi kelistrikan, serta peralatan kapal yang berpotensi menimbulkan percikan api, baik sebelum bersandar maupun saat akan berlayar.
Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah terulangnya peristiwa kebakaran kapal di kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong.