SURYA.CO.ID - Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Diwek, Jombang, sukses menggelar acara Gebyar Muharam yang dibarengi dengan penyaluran santunan kepada 237 anak yatim pada Minggu pagi (28/6).
Acara yang berpusat di halaman Masjid Al-Hilal Balongombo, Desa Pundong, ini berlangsung meriah dan dihadiri sekitar 400 peserta. Mayoritas peserta merupakan tenaga pendidik atau guru MI dari seluruh Kecamatan Diwek.
Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan sosial ini, di antaranya Kepala Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kankemenag Jombang Nur Khojin, Ketua Tanfidziyah MWCNU Diwek KH Hamdi Sholeh, serta Kepala KUA Kecamatan Diwek. Masyarakat setempat pun terlihat sangat antusias memadati lokasi acara.
Kemeriahan Gebyar Muharam ini sebenarnya sudah dimulai sejak malam hari sebelumnya melalui kegiatan khatmil Qur'an.
Memasuki hari H pada pagi hari, suasana semakin semarak dengan adanya pawai kirab yang diiringi pertunjukan marching band, serta pembagian doorprize menarik bagi para peserta yang beruntung.
Ketua KKMI Diwek, Adi Purnomo, menjelaskan bahwa kesuksesan agenda tahunan ini tidak lepas dari sinergi dan dukungan berbagai pihak.
"Terutama oleh seluruh guru sertifikasi se-Kecamatan Diwek, LP Ma'rif NU, Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT) dan Baitul Maal wat Tamwil (BMT). Di samping tentunya dukungan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang," ujar Adi Purnomo.
Pria yang juga menjabat sebagai Kepala MI Islamiyah Bendet ini menambahkan bahwa esensi utama dari acara ini adalah untuk menjemput keberkahan di bulan yang mulia.
"Caranya dengan berbagi kepada kepada anak yatim/piatu MI se-Kecamatan Diwek," tandasnya.
Konsisten Berbagi Selama 9 Tahun Berturut-turut
Lebih lanjut, Adi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh donatur dan panitia yang terlibat. Ia membeberkan bahwa aksi sosial ini sudah menjadi tradisi kuat di lingkungan KKMI Diwek.
"Kegiatan santunan ini sudah kali kesembilan diselenggarakan KKMI Diwek, tahun ini jumlah donasi santunan mencapai 30 juta rupiah," ucapnya.
Aksi ini mendapat apresiasi dari Ketua Yayasan Al-Hilal Balongombo, H. Miftahur Rohman. Ia berharap gerakan mulia ini bisa menginspirasi publik lebih luas.
"Ini sebagai contoh bentuk sedekah dan rasa peduli kepada anak yatim," tuturnya.
Apresiasi mendalam juga datang dari Kasi Pendma Kankemenag Jombang, Nur Khojin. Ia memuji konsistensi KKMI Diwek yang terus peduli terhadap sesama.
"Saya doakan semoga membawa keberkahan bagi guru maupun murid MI se-Kecamatan Diwek," kata Nur Khojin.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi cerminan nyata dari penerapan kurikulum berbasis cinta, di mana nilai-nilai kepedulian sosial diajarkan langsung lewat tindakan konkret.
"Bukan hanya itu, walau bisyaroh guru di madrasah sedikit tapi mampu berbagi, ini luar biasa," tambahnya.
Di sela-sela acara, Nur Khojin juga memberikan wejangan menyentuh kepada anak-anak yatim yang hadir agar tidak pernah putus mendoakan orang tua mereka.
"Sebab orang tua telah berjasa besar kepada kalian," pesannya.
Untuk mencairkan suasana dan menambah keceriaan anak-anak, Nur Khojin bersama pihak BMT sempat menggelar sesi kuis interaktif berhadiah uang tunai bagi anak-anak yang bisa menjawab pertanyaan dengan benar.
Acara yang berlangsung dengan tertib dan khidmat ini kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin langsung oleh KH Hamdi Sholeh.