Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pelatih asal Aceh, Akhyar Ilyas, resmi memulai petualangan baru di sepak bola nasional. Musim depan, pria kelahiran Banda Aceh itu akan menukangi PSPS Pekanbaru dalam mengarungi kompetisi Liga Championship 2026/2027.
Kepastian tersebut diumumkan manajemen klub berjuluk Askar Bertuah melalui akun Instagram resmi PSPS Pekanbaru beberapa hari lalu. Dalam unggahannya, klub memperkenalkan Akhyar dengan tulisan, "Selamat Datang, Coach Akhyar Ilyas."
Pengumuman itu langsung disambut antusias para pendukung PSPS. Di sisi lain, banyak suporter Persiraja Banda Aceh turut menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi Akhyar selama mengabdi bersama klub kebanggaan masyarakat Aceh tersebut.
Baca juga: Ada VAR, Akhyar Ilyas Ingatkan Pemain Persiraja Lebih Hati-hati
Ucapan selamat juga mengalir dari berbagai kalangan sepak bola nasional, mulai dari pemilik Borneo FC hingga sejumlah pemain seperti Miftahul Hamdi, Diego Michiels, Madon, Miswar Saputra, Matheus Pato, dan Omid Popalzay.
Di PSPS, Akhyar dipercaya menggantikan Aji Santoso untuk membangun kembali kekuatan tim yang dalam beberapa musim terakhir terus berupaya meraih promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Pada musim lalu, Akhyar mengawali kompetisi sebagai pelatih kepala Persiraja Banda Aceh. Namun, di pertengahan musim ia mengundurkan diri dari jabatan tersebut dan kemudian dipercaya mengemban tugas sebagai Direktur Teknik klub. Posisi pelatih kepala selanjutnya diisi oleh Jaya Hartono.
Akhyar bukan sosok asing di sepak bola Indonesia. Saat masih aktif sebagai pemain, ia pernah memperkuat sejumlah klub besar, di antaranya Semen Padang FC, Sriwijaya FC, Persija Jakarta, dan Persis Solo. Namun, cedera memaksanya mengakhiri karier sebagai pesepak bola pada usia 27 tahun.
Usai gantung sepatu, Akhyar langsung meniti karier di dunia kepelatihan. Ia mengawalinya dengan melatih tim Aceh Besar pada ajang Pekan Olahraga Aceh (PORA), sebelum dipercaya menangani Persiraja pada 2014. Salah satu prestasinya saat itu adalah menyelamatkan Persiraja dari ancaman degradasi di kompetisi Divisi Utama.
Persiraja memiliki tempat istimewa dalam perjalanan karier Akhyar. Ia tumbuh bersama klub tersebut dan beberapa kali kembali mengabdi, mulai dari asisten pelatih hingga dipercaya menjadi pelatih kepala.
Pengalamannya semakin matang ketika menjadi asisten pelatih Borneo FC pada periode 2022 hingga 2024 di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Kini, bersama PSPS Pekanbaru, pelatih berusia 42 tahun yang mengantongi Lisensi AFC A itu memulai babak baru dalam karier kepelatihannya. Dengan formasi favorit 4-3-3, Akhyar diharapkan mampu membawa Askar Bertuah mewujudkan target promosi yang telah lama diidamkan.(*)