TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Rapat Koordinasi Wilayah Khusus (Rakorwilsus) DPW PSI Sulawesi Utara yang digelar di Bali Room Hotel Peninsula, Kota Manado, Jumat (26/6/2026), menjadi momentum konsolidasi sekaligus unjuk kekuatan partai.
Dalam agenda tersebut, PSI memperkenalkan 13 kader baru yang berasal dari berbagai latar belakang profesi.
Mulai dari politikus senior, CEO, aktivis, pengusaha, direktur, advokat hingga mantan pesepakbola resmi bergabung memperkuat partai berlambang gajah hitam dengan kepala berwarna merah itu.
Baca juga: Pengamat Baso Affandi Sebut Golkar Sebagai Middle Power di Manado, Bisa Jadi Penentu Koalisi
Langkah PSI ini pun mendapat perhatian dari Direktur Barometer Suara Indonesia, Baso Affandi.
Saat dihubungi melalui WhatsApp, Minggu (28/6/2026), Baso menilai diperkenalkannya 13 kader baru bukan sekadar agenda seremonial maupun formalitas organisasi.
"Ini luar biasa. Sinyal bahwa PSI sedang memperkenalkan sejumlah kader baru dalam Rakorwilsus bukan sekadar seremoni atau formalisasi agenda organisasi," kata Baso.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi pesan politik yang menunjukkan PSI sedang melakukan konsolidasi sekaligus ekspansi menjelang Pemilu 2029.
"Ini menjadi sebuah pesan politik bahwa partai berlambang gajah sedang melakukan konsolidasi dan ekspansi menjelang Pemilu 2029.
Mereka menghadirkan tokoh-tokoh segar maupun tokoh yang sudah malang melintang dari berbagai latar belakang," ujarnya.
Baso menilai, melalui bergabungnya figur-figur tersebut, PSI ingin membangun persepsi sebagai partai yang semakin terbuka, memiliki daya tarik bagi tokoh berpengalaman, serta siap menjadi kekuatan politik yang lebih besar.
Tak hanya itu, ia juga menilai publikasi yang dilakukan secara masif merupakan bagian dari strategi komunikasi politik.
"Publikasi yang masif di media juga merupakan strategi komunikasi politik untuk menciptakan efek momentum, meningkatkan kepercayaan publik, sekaligus menunjukkan bahwa PSI sedang memperkuat basis organisasi serta basis elektoralnya di Sulawesi Utara," jelasnya.
Menurut Mantan Sekretaris DPD Hanura Sulut ini, langkah tersebut sekaligus memperlihatkan keseriusan PSI dalam membangun kekuatan politik di daerah.
"Ini juga menjadi bentuk laporan kepada struktur yang lebih tinggi di DPP bahwa proses konsolidasi di Sulawesi Utara berjalan dengan baik," pungkasnya. (PET)