TRIBUN-MEDAN.com, TANJUNGBALAI - Bawa bayi 4 bulan, Tyara ketakutan suami diancam pakai senjata tajam.
Mobil yang dikendarainya bersama suami juga diludahi pelaku.
Insiden ini terjadi di Kota Tanjungbalai.
Baca juga: 6 Dealer Motor Listrik di Kota Medan dengan Rating dan Ulasan Bagus
Kasus ini pun viral di media sosial.
Dari video yang diunggah oleh akun dengan username @_tey225 itu memperlihatkan dua orang lelaki dan perempuan mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU bewarna putih.
Baca juga: Minta Realisasi Program Prioritas Dipercepat, Gubsu Bobby Nasution: Jangan hanya di Kertas Saja
Kendaraan yang mereka gunakan tanpa nomor polisi memegang diduga senjata tajam.
Seorang pria bertopi yang mengendarai sepeda motor terlihat meludahi mobil, sedangkan seorang wanita yang duduk diboncengan tampak sengaja memamerkan diduga senjata tajam yang masih terbungkus sarung.
Dalam nasarinya, akun @_tey225 tersebut mengaku dua orang tersebut sempat mengacungkan senjata tajam yang dibawanya sembari mengetuk-ngetuk jendela mobilnya.
Baca juga: Pria 35 Tahun Curi HP Seharga Rp 20 Juta di Grosir Medan, Awalnya Pelaku Berniat Beli Rokok
Diduga kejadian tersebut terjadi di Jalan Jendral Sudirman, Kota Tanjungbalai. Saat dikonfirmasi, diketahui korban bernama Tyara.
Tyara yang bersama suami dan anaknya yang masih berusia empat bulan hendak undangan ke Tanjungbalai tempat keluarganya.
Tyara mengaku, kejadian tersebut bermula saat suaminya yang mengendarai mobil hendak menyalip truk didepannya, namun diduga pelaku turut ikut menyalip.
Baca juga: RAZMAN Nasution Pindah Sel Blok Khusus, Alami Gangguan Kesehatan hingga Berat Badan 120 Kg
"Awalnya kami nyalip, suami dan dua orang itu. Gatau siapa yang salah, kemudian dia marah-marah. Suamiku turun dari mobil dan sempat ribut dengan keduanya," kata Tyara saat di Konfirmasi tribun-medan.com, Senin (29/6/2026).
Ia melerai dan menarik suaminya agar mengalah karena dirinya membawa bayi yang masih berusia empat bulan dalam pelukannya.
"Sebenarnya mereka sudah takut juga waktu suami turun. Tapi gatau ntah kenapa, tiba-tiba mereka memaki-maki kami, silaki-laki meludahi mobil kami, di perempuan mengeluarkan Sajam dan mengetuk-ngetuknya ke kaca kami," katanya.
Ia mengaku shock atas kejadian tersebut, dan mengaku akan lebih waspada ketika hendak ke Kota Tanjungbalai.
(cr2/tribun-medan.com)