Kecelakaan Hari Ini di Simpang Unisma, Teriakan Minta Tolong Usai Truk Hantam Motor, Ojol Tergeletak
Ferdinand Waskita Suryacahya June 29, 2026 06:52 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Peristiwa kecelakaan hari ini di persimpangan Universitas Islam 45 (Unisma), truk rem blong menghantam sejumlah motor pada Senin (29/6/2026).

Insiden kecelakaan maut itu tepatnya di Jalan Cut Meutia, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, sekira pukul 08.30 WIB.

Teriakan minta tolong terdengar setelah truk menghantam motor. Berdasarkan video amatir yang beredar di media sosial, para korban tergeletak di badan jalan.

Pengendara dan warga sekitar memberikan pertolongan darurat kepada para korban.

Beberapa sepeda motor terlihat ringsek di sekitar lokasi kejadian. Video memperlihatkan seorang perempuan yang meminta tolong sambil memangku pria yang terkapar.

Tak hanya itu, driver ojol luka serius tergeletak di pinggir jalan. 

Tidak jauh, perempuan diduga penumpang ojol juga terkapar masih mengenakan helm ojol.

KECELAKAAN HARI INI - Peristiwa kecelakaan hari ini di persimpangan Universitas Islam 45 (Unisma), truk rem blong menghantam sejumlah motor pada Senin (29/6/2026). (Video Amatir/Kolase TribunJakarta)

Rem Blong

Polisi menyebut rem blong menjadi penyebab kecelakaan truk yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) dan sembilan orang lainnya terluka di Kota Bekasi.

Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Rojali, mengatakan, kecelakaan diduga dipicu truk boks Isuzu nopol B 9916 TXT mengalami rem blong saat melaju dari selatan (Jakarta) menuju utara (Terminal Bekasi).

"Diduga kendaraan truk boks nomor polisi B 9916 TXT kehilangan fungsi pengereman, atau mengalami rem blong," kata Rojali dalam keterangan resminya, Senin.

Setelah diduga kehilangan kendali, truk kemudian menghantam sejumlah motor yang berada di depannya.

Namun hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

"Korban meninggal bernama Sukanta, pengendara motor Honda Beat nomor polisi B 6088 RAQ," ujar Rojali. 

Korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di RSUD Kota Bekasi.

Sementara penumpang motor yang dibonceng Sukanta, Nur Jamilah, mengalami luka berat dan saat ini menjalani perawatan di RS Siloam.

Korban luka ringan yakni Saiful Qomari, Tomiy, Salza Maylia Zukriansyah, Eka Sari Effriyanty, Taufik Hidayat, Muhammad Fathurrohman Al Jaziri, Erlis Dwi Setiowati, dan Inggrid Selvia Gita.

Korban lainnya menjalani perawatan di RSUD Kota Bekasi, RS Mitra Timur, RS Bhakti Kartini, dan sebagian di antaranya telah diperbolehkan pulang.

Polisi sudah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, mendokumentasikan lokasi, serta mengecek kondisi para korban di sejumlah rumah sakit.

Respons Wakil Wali Kota Bekasi

Sedangkan, Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe mengatakan, korban dibawa ke sejumlah rumah sakit di wilayah setempat. Seperti RSUD dr. CAM Kota Bekasi, RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan RS Bhakti Kartini.

Ia juga memastikan setiap korban mendapatkan perawatan dan penanganan dengan baik. Tidak ada pembatasan soal KTP, semua akan diurus dan ditangani semaksimal mungkin.

"Insyaallah dari Jasa Raharja juga sudah hadir, begitu juga BPJS Ketenagakerjaan yang akan meng-cover seluruh biaya dan memberikan santunan kepada almarhum korban yang meninggal," kata dia.

Menurutnya, kejadian ini ada suatu musibah dan tidak ada yang menginginkannya.

Pihaknya akan memfasilitasi semua korban yang dirawat di rumah sakit Kota Bekasi.

"Luka berat ada satu orang yang masih dirawat. Sekitar tiga orang masih menjalani perawatan, sementara yang lain sudah pulang," kata dia.

Pengakuan Saksi Mata

Sedangkan, saksi mata, Bayu Kusuma (24), mengatakan, kecelakaan bermula saat truk melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Jakarta menuju Bekasi.

Ketika truk mendekati persimpangan, lampu lalu lintas untuk kendaraan dari arah Jakarta sudah menunjukkan lampu merah.

Namun, kendaraan tersebut tetap melaju hingga menghantam deretan motor yang sedang berhenti menunggu lampu hijau.

"Truk melaju kencang dengan kecepatan tinggi, langsung menabrak para pemotor yang berhenti di lampu merah," kata Bayu, Senin.

Setelah menghantam kendaraan yang berhenti di lampu merah, truk terus melaju dan kembali menabrak pengendara dari arah Tol Bekasi Timur menuju SMP Negeri 2 Kota Bekasi.

Akibat benturan itu, lima motor rusak. Bayu menduga truk mengalami rem blong karena sejak jauh sebelum tiba di persimpangan kendaraan tersebut sudah melaju dengan kecepatan tinggi.

Arus lalu lintas dari arah Jakarta saat kejadian tidak terlalu padat.

Namun, volume kendaraan roda dua cukup tinggi karena bertepatan dengan jam berangkat kerja.

Petugas Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Hardi Sanusi, mengatakan, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan.

"Truknya kencang, kebetulan posisinya nanggung, mau lampu merah," ujar Hardi.

Ia belum dapat memastikan dugaan rem blong sebagaimana disampaikan saksi.

Berdasarkan pengamatannya, truk masih sempat melakukan pengereman sebelum tabrakan terjadi.

Hardi juga belum dapat memastikan jumlah kendaraan yang terlibat karena saat kejadian dirinya fokus membantu proses evakuasi korban sekaligus mengurai kepadatan lalu lintas.

(TribunJakarta.com/Wartakota)

Berita Terkait

  • Baca juga: Kecelakaan Hari Ini di Tasikmalaya: Pemotor Tewas di Tanjakan Gentong, Polisi Lakukan Evakuasi
  • Baca juga: Kecelakaan Hari Ini di Jaksel: Truk Tabrak Halte Tebet Eco Park, Fasilitas Rusak
  • Baca juga: Kecelakaan Hari Ini di Tomang Jakbar: Truk Muatan Besi Terguling, Material Muatan Masih Dievakuasi
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.