Kekacauan Mewarnai Kepulangan Uruguay Setelah Tersingkir dari Piala Dunia FIFA 2026
Aurora Nightingale June 29, 2026 09:58 PM

NEW DELHI: Tim nasional sepak bola Uruguay, juara dunia dua kali, mengalami akhir yang memalukan dalam kampanye Piala Dunia FIFA 2026 setelah tersingkir di babak penyisihan grup tanpa meraih satu pun kemenangan.

Uruguay menempati posisi terbawah di Grup H setelah kalah 0-1 dari tim nasional Spanyol, setelah sebelumnya hanya bermain imbang melawan Tanjung Verde dan Arab Saudi.

Penampilan mengecewakan tersebut dilaporkan membuat federasi sepak bola Uruguay mengambil langkah drastis. Menurut laporan media, federasi tersebut membatalkan penerbangan carteran tim untuk pulang, memaksa para pemain mengatur perjalanan mereka sendiri dan kembali ke Uruguay dengan penerbangan komersial terpisah, alih-alih pulang bersama sebagai satu skuad.

Kepergian dini dari turnamen juga memicu ketegangan di dalam tim. Laporan menyebutkan bahwa beberapa pemain telah menghadapi pelatih kepala Marcelo Bielsa terkait taktik dan metode latihannya sebelum pertandingan penentuan melawan Spanyol.

Setelah Uruguay tersingkir, Bielsa tidak menyembunyikan kekecewaannya dan mempertanyakan dampak dari masa jabatannya selama tiga tahun bersama tim nasional.

“Saya tidak memberikan apa pun kepada sepak bola Uruguay, karena segala bentuk dukungan yang bisa diberikan seorang pelatih nasional di negara tempat ia bekerja selama tiga tahun tidak akan berarti jika tidak menghasilkan hasil,” ujar Bielsa.

“Peringkat keempat di kualifikasi Piala Dunia tidak berarti apa-apa, posisi ketiga di Copa América juga tidak berarti apa-apa, dan tentu saja saya tidak perlu menjelaskan penampilan kali ini. Tetapi jika Anda bertanya bagaimana masa jabatan saya akan dikenang, sebagai masa jabatan, saya tidak meninggalkan apa-apa.”

Ini merupakan kali kedua Bielsa gagal membawa tim melewati babak penyisihan grup Piala Dunia, setelah sebelumnya juga mengalami nasib serupa bersama Argentina pada turnamen tahun 2002. Pencapaian terbaiknya di Piala Dunia adalah ketika ia memimpin Chile hingga babak 16 besar pada edisi 2010 di Afrika Selatan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.