TRIBUNTRENDS.COM - Belum juga kesibukan pagi benar-benar dimulai, masyarakat di wilayah Jambi, sudah lebih dulu dibuat waswas oleh pengumuman dari PLN.
Bukan karena hujan besar. Bukan pula akibat badai.
Namun karena aliran listrik akan dihentikan sementara selama beberapa jam demi pekerjaan sistem kelistrikan.
Banyak warga mulai menghitung ulang aktivitas harian mereka. Sebagian buru-buru mengisi daya ponsel. Sebagian lain mulai menyiapkan cadangan air dan memastikan pekerjaan rumah selesai sebelum listrik benar-benar dipadamkan.
Sebab ketika listrik mati di kawasan pesisir dan daerah perkebunan seperti ini, suasana bisa berubah drastis hanya dalam hitungan menit.
Baca juga: Cek Pemadaman Listrik di Karanganyar hingga Wonogiri Sore Hari Ini, Ini Daftar Wilayah Terdampak
Dalam keterangannya, PLN ULP Kuala Tungkal menjelaskan bahwa pemadaman dilakukan karena adanya pekerjaan pengoperasian penyulang atau feeder (FI Wangsa) yang diparalelkan dengan penggantian CT kubikel jurusan Taman Raja di GH Pelda.
Meski terdengar teknis, pekerjaan ini merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas dan keandalan distribusi listrik di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sekitarnya.
PLN juga memastikan bahwa setelah pekerjaan selesai, tegangan listrik akan kembali dinormalkan secara bertahap.
PLN menjadwalkan penghentian sementara aliran listrik pada:
Hari/Tanggal: Selasa, 30 Juni 2026
Waktu: 09.00 WIB – 12.00 WIB
Pemadaman berlangsung selama sekitar tiga jam dan diperkirakan akan berdampak pada banyak aktivitas masyarakat, terutama di kawasan permukiman, jalur usaha, hingga wilayah perkebunan dan pelabuhan.
Baca juga: Cek Jadwal Mati Lampu di Banjarbaru Hari Ini 29 Juni 2026, Padam 5 Jam Mulai Sore hingga Malam
Selain kawasan Kuala Tungkal dan Pelabuhan Dagang, PLN juga mengumumkan pemadaman di sejumlah wilayah lainnya.
Daerah terdampak meliputi:
Kawasan-kawasan ini dikenal cukup aktif sebagai jalur mobilitas masyarakat serta area perkebunan dan permukiman warga.
Ketika listrik padam, dampaknya langsung terasa di berbagai sektor kehidupan sehari-hari.
Dalam pengumumannya, PLN juga memberikan himbauan penting kepada pelanggan yang menggunakan genset.
PLN meminta agar instalasi genset dipisahkan dari instalasi PLN demi menjaga keselamatan petugas dan menghindari gangguan yang lebih besar pada jaringan.
PLN menegaskan bahwa setelah pekerjaan selesai dilakukan, tegangan listrik akan kembali dinormalkan secara bertahap.
Baca juga: PLN Samarinda Umumkan Mati Lampu Massal Mulai Sore Ini, Cek Daftar Gang dan Jalan yang Padam Total
Menghadapi pemadaman sementara ini, masyarakat disarankan melakukan sejumlah langkah antisipasi sederhana seperti:
Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk mengurangi dampak gangguan selama proses pekerjaan berlangsung.
Agar tetap bisa bertahan saat pemadaman, masyarakat disarankan menyiapkan beberapa alat berikut:
1. Lampu Emergency LED
Lampu ini otomatis menyala saat listrik padam, sangat berguna untuk penerangan darurat di rumah. Tribunners bisa membeli lampu emergency di sini klik link
2. Power Bank Kapasitas Besar
Menjaga ponsel tetap aktif untuk komunikasi, informasi, dan kebutuhan darurat. Tribunners bisa membelinya di sini, klik link
3. Senter Rechargeable
Lebih aman dibanding lilin, serta bisa digunakan berulang kali tanpa biaya tambahan. Tribunners bisa membelinya di sini, klik link
4. Power Station
Solusi cadangan untuk kebutuhan listrik skala kecil di rumah atau usaha. Cocok untuk menjaga komputer atau perangkat penting tetap menyala beberapa menit saat listrik padam, selain itu Power Station juga bisa digunakan untuk TV, Kulkas hingga mesin air. Tribunners bisa membelinya di sini, klik link
5. Router Backup Battery
Menjaga koneksi internet tetap aktif untuk bekerja atau komunikasi. Tribunners bisa membelinya di sini, klik link
***
(TribunTrends/Jonisetiawan)