Nelayan Hilang yang Perahunya Terdampar Semalam di Pangandaran Ditemukan Meninggal, Ini Lokasinya
Dedy Herdiana June 30, 2026 10:35 AM

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Seorang nelayan yang dilaporkan hilang setelah perahu katir miliknya ditemukan terdampar tanpa awak di perairan Pantai Timur Pangandaran, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (30/6/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Joni Muhroni (30). Ia ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB di perairan Pantai Timur Pangandaran setelah terkena jaring milik nelayan yang sedang melaut.

Ketua SAR Barakuda Pangandaran, Sakio Andrianto, membenarkan penemuan tersebut. Informasi diterima anggota SAR Barakuda yang saat itu bersiap melakukan pencarian lanjutan.

"Betul, sesuai laporan bahwa anggota SAR Barakuda yang mau melaut mendapat informasi dari seorang nelayan bahwa korban nelayan yang hilang semalam atas nama Joni berhasil ditemukan," ujar Sakio dihubungi Tribun Jabar melalui WhatsApp, Selasa pagi.

PERAHU TERDAMPAR - Sebuah perahu cadik atau katir nelayan bernama Lautan Biru ditemukan terdampar tanpa awak di kawasan Pantai Timur Pangandaran, tepatnya di depan Pasar Ikan, Senin (29/6/2026) malam. (Foto: Istimewa/Tim SAR Barakuda Pangandaran)
PERAHU TERDAMPAR - Sebuah perahu cadik atau katir nelayan bernama Lautan Biru ditemukan terdampar tanpa awak di kawasan Pantai Timur Pangandaran, tepatnya di depan Pasar Ikan, Senin (29/6/2026) malam. (Foto: Istimewa/Tim SAR Barakuda Pangandaran) (istimewa)

Baca juga: Breaking News - Perahu Cadik Terdampar di Pantai Timur Pangandaran, Tim SAR Cari Nelayan Hilang

Setelah menerima laporan, tim SAR Barakuda bersama nelayan setempat dan keluarga korban langsung bergerak menuju lokasi penemuan untuk melakukan proses evakuasi.

Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan perahu nelayan menuju bibir Pantai Timur Pangandaran, tepatnya di kawasan blok Air Mancur.

Usai dievakuasi, korban dibawa ke RSUD Pandega Pangandaran sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.

"Selanjutnya korban sudah berada di rumah duka dan akan dimakamkan di Blok Jongorbatu Parapat, Pangandaran," kata Sakio.

Saat ditemukan, kondisi mesin perahu masih menyala, namun tidak ada tekong maupun awak kapal di atasnya. 

Temuan tersebut memicu operasi pencarian yang dilakukan personel Satpolairud Polres Pangandaran bersama tim SAR gabungan.

Setelah pencarian berlangsung sejak malam hari, kini korban akhirnya ditemukan pada pagi hari berikutnya. (*)

 

 



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.